Jokowi Barter Tetty dengan Jerry, Ini Respon Pengamat

Harimanado.com, MANADO–Warga Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya berbangga diri.

Pasalnya, Presiden RI Joko Widodo secara resmi menunjuk Jerry Sambuaga yang merupakan politisi Golkar berdarah kawanua sebagai Wakil Menteri
Perdagangan, Jumat (25/10) kemarin.

Bacaan Lainnya

Dikabarkan pihak istana membarter Jerry dengan Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang sebelumnya diundang sebagai calon Menteri beberapa waktu lalu ke istana.

Putra politisi senior beringin Theo Sambuaga itu diklaim sebagai utusan Golkar Sulut di kabinet.

“CEP dan Ketum Partai Golkar yang merekom Jerry Sambuaga untuk mewakili Sulut dari Partai Golkar,” tulis Ketua DPD I Golkar Sulut Tetty Paruntu di akun Facebook resminya, kemarin.

Sementara itu, Juru Bicara Golkar Sulut Feriando Lamaluta mengatakan, kalaupun hal seperti itu ditanyakan kepada rumput yang bergoyang.

Kata dia, akan tetapi, untuk menjadi Menteri itu murapakan hak Presiden untuk memilihnya.

Tapi kalau soal hubungan dengan itu, tentunya tidak ada, dan tidak ada ke arah di situ,”kata Lalamuta tadi malam.

Yoyo sapaan akrabnya menegaskan, dipastikan tidak ada sangkut paut atau kaitanya dengan Tetty Paruntu selaku Ketua Golkar Sulut saat
gagal menjadi Menteri.

Menurutnya itu adalah hak preogratif Presiden.
Ia kembali menegaskan terkait isu yang beredar alangkah baiknya dicek terlebih dahulu jangan sampai menjadi fitnah.

“Politik sudah seperti itu, sudah menjadi kenyataan seperti ini.

Apakah ini posisi bergaining, sehingga tetap ada Golkar di Sulut, tentu belum tahu. Dan tidak usahlah berbicara seperti itu, yang terpilih biarlah terpilih. Yah, seperti itulah,”jelasnya.

Di tempat lain, Pengurus DPD 1 Golkar Sulut Noldy Pratasis menegaskan bahwa masuknya Jerry Sambuaga dalam komposisi kabinet Jokowi-Maruf
merupakan kabar gembira bagi masyarakat Sulut.

“Kita semua harus bersyukur karena ada putra Sulut yang masuk kabinet.

Walaupun hanya wamen daripada nihil semua,” ujar Noldy, Jumat (25/10) kepada Harian Manado.

Dia menegaskan, tercovernya Jerry juga menunjukan kalau Golkar Sulut tidak dipandang sebelah mata secara nasional.

“Golkar Sulut punya perwakilan di DPR RI, dan juga di kabinet.

Artinya, ini juga bukti bahwa ibu Tetty sukses memimpin Golkar,” tegas politisi muda ini.

Untuk itu, NP sapaan akrabnya meminta kepada warga untuk berhenti saling menyalahkan dalam hal urusan kursi kabinet.

Sebab, menurutnya semua sudah selesai, dan itu urusan atau hak prerogatif Presiden Jokowi.

“Mari kita kawal bersama agar apa yang menjadi visi misi Jokowi terlealisasi. Semua demi Indonesia maju, utamanya Sulut,” pinta
Pratasis.

Sementara itu,Pengamat Politik dan Pemerintahan Unsrat Donald Monintja melihat hal ini sarat dengan dinamika.

“Politik itu memang sarat dengan dinamika. Tak terkecuali dengan internal partai seperti Partai Golkar,” katanya, tadi malam.

Meski begitu, diutarakan, situasi politik ini justru sangat positif.

Karena ada orang Sulut di susunan kabinet dan untuk kemampuannya tak bisa diragukan kapasitasnya.

“Soal kenapa Tety tidak jadi menteri, bagi saya itu pada proyeksi politik ke depan.

Karena posisi Tetty sangat strategis untuk maju
dalam Pilkada 2020 untuk posisi Gubernur,” sebut Monintja.

Sementara itu, Pengamat Hukum dan Politik Toar Palilingan mengatakan, ini soal kapasitas dan kekuatan politik.

“Saya kira justru sebaliknya. Mengingat terhalangnya kader kawanua dari Partai Golkar Tetty Paruntu sebagai kandidat yang sempat
direkomendasi partai, mungkin saja muncul saudara Jerry Sambuaga yang memiliki kapasitas serta kekuatan politik yang tidak diragukan lagi.

Sehingga proses lobinya tidak begitu mengalami hambatan berarti di tingkat elit Partai Golkar,” tutupnya.(**)

Pos terkait