Harimanado.MANADO- Pemilihan kepala daerah Bolmong Timur (Boltim) 2020 mulai dipanaskan.

Munculnya nama Suhendro Boroma, tokoh pemekaran Boltim mengobok obok peta bakal calon.
Sebelumnya nama-nama Amalya Landjar, Robby Mamonto, Sachrul Mamonto, Robby Wowor, Oscar Manoppo dan Medy Lensun sudah mencuat.
Pengamat Politik Unsrat Dr Ferry Liando mengatakan nama-nama yang disebutkan itu adalah figur-figur hebat.
Mereka memiliki nama besar dan mereka besar bukan karena di besar-besarkan.
Boltim harus berbangga karena disajikan oleh bakal calon yang sangat hebat dan populer.
“Elektabilitas biasanya akan ditentukan oleh siapa berpasangan dengan siapa dan siapa di dukung oleh parpol apa dan siapa didukung oleh tokoh siapa.
Peta kekuatan masing-masing bakal calon masih terlalu sulit untuk di baca,” ungkapnya.
Liando mengaku sosok Sehan Landjar masih kuat. Sudah ada beberapa politisi meminta dukungan beliau termasuk menawarkan diri untuk berpasangan di pemilihan gubernur Sulut.
“Dengan demikan siapa bakal calon bupati yang dominan di Boltim alam sangat ditentukan oleh dukungan beliau,”pungkasnya
Bupati Boltim Sehan S, Landjar, masih enggan wacana Boroma dan Amaliya Landjar
untuk bertarung berpasangan pada pilkada Boltim.
“Tentu saya belum
berkomentar lebih. Memang itu, wacana terhadap masyarakat biarin aja,
siapa berpasangan dengan siapa. Dan Boltim sendiri itu tidak masuk
dalam hitungan saya,”tandas DPW PAN Sulut ini.(tr-20/ian)














