Ketua DPRD Boltim Salut PT ASA Patuhi AMDAL dan Kewajiban CSR

Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar
BOLTIM– Aspirasi warga sekitar lingkar tambang  PT Arafura Surya Alam (ASA) direspon
DPRD Bolmong Timur (Boltim).
Para wakil rakyat Boltim langsung mengunjungi kantor perusahaan tambang emas nasional di bilangan jalan Kotabunan-Bukaka, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Boltim, Sabtu (29/10/2022).
Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar SH memimpin langsung para wakil rakyat. Yang diikuti para wakil Ketua dan para anggota DPRD dari lintas komisi.
Fuad menyampaikan beberapa hal, di antaranya laporan  PT ASA sejauh mana progres di tahap eksploitasi.
Setelah dapat penjelasan, para wakil rakyat meminta dengan sangat supaya manajemen PT ASA lebih ketat mengawasi para mitra kontraktor PT ASA supaya pekerjaan mereka mendukung kepentingan semua pihak. Selain sebagai mitra PT ASA membangun infrastruktur pendukung operasional perusahaan. Mereka juga harus menjaga kepentingan warga sekitar tambang.
Untuk melakukan pengambilan material seperti galian C, wajib di penyedia yang memiliki izin resmi pemerintah.
“Kami juga berupaya melakukan pengawasan terkait pengambilan material oleh perusahaan pihak ketiga, di tempat yang miliki izin resmi dari pemerintah daerah,” ujar Landjar.
Selain itu, para wakil rakyat peroleh informasi terkait perkembangan CSR perusahaan.
Manajemen PT ASA di hadapan para legislator Boltim menegaskan komitmen mereka terhadap program sosial perusahaan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami menyampaikan terkait CSR, juga program beasiswa untuk warga tidak mampu di wilayah binaan perusahaan. Dan ini jadi komitmen PT ASA seperti yang disampaikan dalam pertemuan kemarin,” ungkap politisi PAN.
Setelah bertemu manajemen PT ASA, para wakil rakyat mengaku apa yang disampaikan sesuai fakta. Lebih khusus komitmen PT ASA menyalurkan kegiatan CSR walaupun masih dalam tahap eksplorasi. Ini menandakan itikad PT ASA memenuhi kewajiban perusahaan dalam menaati UU terkait dengan Community Development yang diwajibkan dalam setiap perusahaan mineral.
Salah satu yang juga menjadi perhatian dan menuai apresiasi dari para wakil rakyat Boltim, adalah pemaparan mengenai AMDAL dari PT ASA yang mengedepankan sistem ramah lingkungan dan pengolahan ulang material dan limbah tambang.
Limbah dari operasional tambang emas ini tidak akan dibuang ke laut seperti kekhawatiran masyarakat dan banyak pihak, namun akan dialokasikan di salah satu lokasi bagian Selatan Kotabunan.
“Akan ada lokasi tempat pembuangan limbah tambang, namun proses pembuangannya nanti seperti bahan kimia yang akan diproses untuk bisa digunakan kembali oleh perusahaan. Jika ini benar dilaksanakan oleh PT ASA, tentu akan menghindarkan dampak lingkungan di wilayah Kotabunan dan sekitarnya. Tentu saja kami mengapresiasi dan berharap komitmen dari perusahaan bisa dipenuhi,” tutupnya.(sulawesion/hm)

Pos terkait