MANADO — Kepergian selamanya Gubernur Sulut periode 2005-2015 Dr Sinyo Harry Sarundajang menoreh rasa duka yang dalam.
Almarhum telah dianggap tokoh besar yang melahirkan ribuan kader birokrat di Sulut.
Salah satu kader birokrat SHS yang sukses menapak karir adalah Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA.
Oleh karenanya, Wali Kota Manado dua periode ini tidak ingin melewatkan momen penjemputan SHS yang tiba dari Jakarta, Senin (15/2).
Wali kota didampingi Ketua TP PKK Kota Manado, Prof. DR. Julyeta PA Lumentut-Runtuwene, MS, bersama para pejabat Pemkot Manado.
Mereka langsung menunggu sekaligus menjemput jenazah Almarhum DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang, di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Senin sore.
Meski pesawat agak sedikit lewat dari jadwal, Wali Kota GSV Lumentut dan rombongan pemkot Manado sabar menanti.
Setelah ada pemberitahuan kedatangan pesawat yang ditumpangi Alm Sinyo Sarundajang telah mendarat di bandara Sam Ratulangi. Wali Kota Manado GSV Lumentut dan istri bergegas menyiapkan diri.
Langkah ini diikuti rombongan pejabat pemprov Sulut, pemkot Manado dan pimpinan ormas

SHS sapaan akrabnya, ialah Duta Besar Indonesia untuk Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, serta Gubernur Sulawesi Utara ke-12 (2005-2010 dan 2010-2015).

“Petang ini dengan pesawat Garuda jenazah Almarhum, DR. Drs. Sinyo Harry Sarundajang didampingi Keluarga tiba dibandara Sam Ratulangi. Tuhan yang memberi Tuhan pula yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan,” tutur Pak Wali.
Dalam kesempatan itu, Walikota, Ketua TP PKK Kota Manado, bersama Kapolresta Manado, Kombes Pol, Alvianus Laoli, Para Pejabat Eselon II Pemprov Sulut, serta kerabat nampak berada di ruang VIP Bandara.(adv/tr21)
















