Harimanado.com,MANADO– Gubernur Sulut Prof Dr (hc) Olly Dondokambey memberi pesan sangat tegas. Baik kepada pendukung PDIP dan simpatisan serta lawan Steven Kandouw (SK). Usai rapat paripurna DPRD Sulut, OD yang juga ketua PDIP Sulut terus berupaya meyakinkan bahwa hanya SK kader PDIP dicalonkan gubernur Sulut 2024.
Alasan Olly, SK telah mewarisi konsep dan program OD. Antara lain membuat Sulawesi Utara menjadi pusat pengembangan ekonomi Indonesia timur, terutama untuk sektor pariwisata, kelautan dan pertanian.
Dalam sebuah pernyataan yang penuh semangat dan optimisme, Bendahara Umum DPP PDIP mengumumkan dukungannya yang penuh untuk Steven Oktavianus Estefanus Kandouw untuk maju sebagai Calon Gubernur pada Pilkada Serentak 2024.
Komitmen OD mendukung SK tidak main-main. Dengan tekad bulat, ia menyatakan akan “turun gunung” dan bekerja keras di lapangan untuk memastikan kemenangan mutlak Steven.
“Saya dan semua perangkat pendukung akan besama sama menangkan pak Steven Kandouw sebagai calon gubernur kita,”katanya.
Alasan OD pemerintahan harus sinambung erat kaitan dengan program tahun 2025.
“Saya sangat memahami kondisi dan situasi di daerah ini.
Karena itu bagi kami, bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw, memimpin bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani rakyat Sulawesi Utara.
Kami akan melakukan berbagai upaya untuk berdasarkan prinsip-prisip Tri Sakti Bung Karno, yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya,“jelasnya.
Menurutnya, hal tersebut menjadi dasar pijakan bagi pemerintahannya untuk membangun Sulut yang sinergi dengan semangat Nawacita .
“Tekad saya dan Wagub Steven adalah menjadikan Sulut terdepan di Indonesia Timur sebagai pintu gerbang Indonesia di Pasifik,”terangnya.
Olly Dondokambey mengatakan skema pendapatan dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Sulut Tahun 2025 sebesar Rp4 triliun lebih.
“Sementara pos belanja sebesar Rp3,71 triliun lebih,” ujar Gubernur Olly, di Manado, Senin 29-7-2024.
Selanjutnya, untuk pos pembiayaan, kata Gubernur lagi, sebesar Rp35 miliar, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp324,04 miliar.
“Prioritas pembangunan provinsi berpenduduk lebih dari 2,6 juta jiwa tersebut, diarahkan pada tiga aspek sesuai dengan tema rencana kerja pemerintah ,”katanya.
“Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah tahun 2025-2045 untuk menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang Indonesia ke Asia dan Pasifik yang mandiri maju dan berkelanjutan.(*)














