Pariwisata Sulut Makin Cerah, 2023 Tumbuh Sampai 204 Persen

Kepala BPS Sulut Asim Saputra

Harimanado.com,MANADO– Industri pariwisata Sulut mulai siuman di tahun 2023. Setelah tiga tahun terakhir 2020-2022 mengalami masa suram, sejak bencana covid-19.

Para tamu mancanegara telah lancar hilir mudik ke Kota Manado, menyebar ke destinasi wisata di Sulut.

Bacaan Lainnya

Data yang didapat dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut periode 2023, sampai posisi November 2023, kunjungan tamu mancanegara melonjak tinggi sekira 204,8 persen menjadi 43.429 pengunjung. Angka 43.429 masih terus bertambah jika Desember 2023 sudah direkapitulasi.

“Dari tahun ke tahun kunjungan wisman mengalami trend kenaikan. Menandakan daya tarik lokasi pariwisata Sulut makin diminati,”kata Kepala BPS Sulut Asim Saputra SST, MEc Dev melalui rilis awal Januari pekan ini.

Kata Asim, pelaku pariwisata Sulut, termasuk stakeholders terkait punya motivasi kuat mendoorng industry pariwisata alam.

Tahun 2023 menjadi titik balik (turn over) setelah diobrak abrik Covid 19. Pada tahun 2020 angka kunjungan 23.281. Pada 2021 tergelincir ke angka 15.239, mulai naik tahun 2022 sebanyak 15.388.

Kunjungan wisman mengalami masa emas di tahun 2018 dan tahun 2019. Tahun 2018 angka wisman ke Sulut melalui pintu Bandara Sam Ratulangi dan Pelabuhan mencapai 122.104 dan 2019 mencapai 130.285.

BPS mencatat khusus November 2023 negara penyumbang turis ke Manado masih didominasi Tiongkok, sekira 3397 orang atau sekira  73,9 persen. Disusul turis Jerman 174 atau 3,79 persen. Singapura  165 (3,59 persen), kemudian Belanda dan USA, masing masing 114 dan 88.

“Jika dihitung secara year on year turis Tiongkok naik 286 persen. Tapi secara month to month turis Jerman yang naik tinggi 32 persen,”katanya.

Kata Asim, rata rata para turis menggunakan hotel berbintang 3 dan 1. Untuk bintang 3 lama nginap 14,23 persen (yoy) November 2023.  Mereka lama nginap rata rata 2 hari.

“Kalau turis domestik Indonesia, rata rata 1 hari lama nginap,”ujarnya.(hm)

Pos terkait