Tunda Paslon Manado-Boltim, Tumbelaka : PDIP Kelewat Hati-hati

Harimanado.com–Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) gagal mengeksekusi dua pasangan calon, Selasa (12/8).

Harusnya DPP PDIP umumkan balon Manado Boltim dan Tomohon.

Bacaan Lainnya

Namun Partai berlambang banteng moncong putih itu hanya umumkan paslon Caroll Senduk dan Wenny Lumentut sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon.

Direktur Tumbelaka Institute Taufik Tumbelaka menilai, menghadapi Pilkada Serentak di Sulut 2020, PDI Perjuangan memasang target maksimal.

Ambisi menyapu bersih kemenangan di Pilgub Sulut, dan di pilkada di 7 Kabupaten/Kota.

“Oleh karenanya nampak PDI Perjuangan Sulut bekerja extra hati-hati dalam ‘meramu’ duet pasangan bakal kandidat yang akan dijagokan,” katanya.
Menurutnya, di antara semua pilkada di Sulut, nampaknya selain Tomohon, di Manado dan Boltim, PDIP Perjuangan melakukan kalkulasi yang sangat extra.
Dikarenakan akan menghadapi kekuatan bakal kandidat yang memiliki vote getter kepala daerah yang sedang berkuasa selama dua periode. Dan Manado serta Boltim merupakan pertarungan sulit bagi PDI Perjuangan.
“Dalam menghadapi pilkada di Manado dan Boltim, PDI Perjuangan juga kesulitan menemukan figur yang relatif sangat kuat guna memperbesar probabilitas kemenangan,” beber Tumbelaka.
Ditambahkan, pada dua daerah itu, kesulitan terbesar adalah kurangnya kader andalan yang benar-benar menonjol. “Dan khusus untuk PDI Perjuangan di  Manado, menghadapi sejarah politik. Dimana tidak mencapai hasil maksimal atau tidak meraih ‘juara’ dalam pilkada,” tutup Tumbelaka.(ian/fjr)

Pos terkait