BOLSEL- Pengikisan daratan perlahan lahan melanda kawasan pesisir pantai Bolmong Selatan. Meski data belum valid, namun warga pesisir pantai telah merasakan.
Sebagai contoh di Desa Tolondadu Induk. Ada beberapa bagian ruas jalan aspal menuju pemukiman warga telah ambruk, dampak dari abrasi pantai di Desa Tolondadu.
Masukan warga nelayan direspon Bupati Bolmong Selatan Iskandar Kamaru. Alumni Fakultas Peternakan Unsrat ini bertindak cepat, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bolsel secepatnya mencegah.
Langkah pertama DLH Bolsel adalah melakukan penanaman 300 pohon lebih Mangrove di wilayah pesisir pantai Tolondadu Bolaang Uki Rabu (29/06/2022). Kegiatan yang bekerja sama dengan DLH Sulut telah berlangsung sejak Selasa (28/6).
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Rosmiati Misilu menjelaskan sebelum penanaman dilakukan pemetaan wilayah.
“Kami dari Tim DLH Bolsel telah melakukan survei lokasi titik titik penanaman dan kami menemukan untuk di pesisir pantai Desa Tolondadu masih sangat kurang tanaman mangrove,”tuturnya.
Kegiatan ini bertema ” Mari torang jaga Ekosistem Mangrove Untuk Mencegah Terjadinya Kerusakan Pesisir “.
Dalam kesempatan ini, Asisten 2 Suja Alamri menyampaikan pentingnya menjaga kawasan hutan pesisir di Bolsel sebagai ekosistem Blue Carbon (karbon biru). Disebut karbon biru karena terbentuk di bawah air.
“Karbon biru tersimpan pada lahan basah pasang surut, seperti hutan mangrove dan padang lamun, di dalam tanah, biomassa hidup dan biomassa mati di kawasan pesisir pantai guna memitigasi perubahan iklim yang terus terjadi di Indonesia,”katanya.
Manfaat mangrove bisa menjaga ekosistem dan sebagai tempat kehidupan makhluk hidup di wilayah pesisir Bolsel.
“Kami sangatlah mendukung program ini,dan mengucapkan terima kasih kepada Petugas DLH Sulut yang sudah datang memberikan 300 pohon lebih bibit mangrove,” ungkapnya pada awak media harimanado.com di Desa Tolondadu induk yang menjadi titik awal penanaman bibit mangruf.
Turut hadir, perwakilan Dinas Pariwisata, Perwakilan BPBD, Danramil, Koramil, tokoh pemerhati lingkungan hidup, Sangadi Desa Tolondadu dan masyarakat di sekitaran Tolondadu Bersatu.(ipul)















