MANADO- Anggota DPRD Kota Manado mulai lakukan masa reses. Menjemput aspirasi masyarakat (Asmara) di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Di Kecamatan Singkil, salah satu anggota DPRD Kota Manado Rosalita Y Manday menjemput asmara dalam reses pertama di Kelurahan Ternate Baru, tepatnya di Lingkunan Satu, Lorong Masjid Jami Nurul Huda, Rabu (23/3/2022) siang sampai sore.

Kedatangan anggota FPDIP Manado mendapat sambutan hangat para tokoh agama, tokoh masyarakat dan perwakilan warga di Kelurahan Ternate Baru dan Ketang Ternate Baru.
Ada kebanggaan di hati warga di dua kelurahan, lantaran Lita sapaan akrab bu dewan ini, menjadi anggota DPRD pertama dari Muslim di Kota Manado.
Srikandi FPDIP ini mengawali dengan pemaparan tentang tiga fungsi anggota DPRD. Yaitu sebagai Lembaga legislasi, Lembaga penyusun anggaran bersama eksekutif (budgeting) dan pengawasan.
Wanita berparas manis ini menjelaskan bahwa semua aspirasi dari masyarakat di dapil masing-masing akan dikawal. Tidak sekadar dicatat tapi tidak ditindaklanjuti.
“Semua aspirasi dari bapak dan ibu, tokoh agama akan kami masukkan dalam pokok pokok program yang akan diteruskan dan diperjuangkan sampai ke Wali Kota,”tutur pengusaha muda ini.
Lita yang tampil mengenakan semi jas loreng dibalut kerudung merah muda menjelaskan semua asmara bisa diwujudkan oleh masing-masing anggota DPRD Manado. Bisa saja ada skala prioritas. Dan bisa saja aspirasi akan terealisasi pada tahun berikutnya.
Tapi kata Lita, semua asmara yang masuk di masa reses dia janji akan mengawal sampai ke eksekutif.
“Kami sebagai anggota dewan bertuga hanya mengawal tapi bukan pembuat kebijakan,”
Setelah itu, Lita mengakui beberapa aspirasi telah berhasil dia tunaikan. Mulai dari drainase ukuran 80, kiri kanan jalan. Dari Kombos Barat dari Giant sampai kantor kecamatan. Setelah itu pengaspalan hot mix di Arie Lasut dan di Karame.
Lita juga menanggapi pertanyaan terkait BPJS Kesehatan. Bertepatan Lita ada di Komisi IV Bidang Pendidikan dan Kesehatan.
“Memang sudah beberapa warga dibantu untuk dapat BPJS Kesehatan gratis dari Pemkot Manado,”kata tokoh perempuan asal Ternate Baru Rita Syam Rasyid yang ikut hadir.
Saat sesi dialog, yang dipandu Lurah Ternate Baru Sigit Moha ada tiga pertanyaan yang diajukan. Mulai dari lampu jalan, drainase dan syarat dapat BPJS Kesehatan gratis.
Semua pertanyaan bisa ditanggapi dengan memuaskan. Malah sebagai anggota Komisi Pendidikan Lita berjanji akan perjuangkan program untuk mengadakan SMP.
“Lokasi sudah ada untuk SMP negeri, berada di lahan bekas LLAJ Dinas Perhubungan samping Polsek Singkil,”ucapnya.(cindy)















