Liputo dan DPRD Sulut Temukan Kayu Gelondongan di Lokasi Bencana, Abid Desak Panggil Pemilik HPH

Harimanado. BOLMUT- Bencana alam banjir sukses memorak porandakan dua kecamatan di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Utara pekan lalu.

Setelah air surut, ditemukan material pohon gelondongan yang baru ditebang.

BANTUAN: BAZNAS Sulut bawa sumbangan warga dari Manado ke Bolmong dan Bolmut pekan lalu. (foto:WAG)

Kecurigaan makin jadi, manakala anggota DPRD Sulut Komisi 3 dan Balai Jalan dan Balai Sungai menemukan fakta.

Abid Takalamingan

Di bawah jembatan Biontong dan beberapa jembatan menumpuk kayu gelondongan dari arah bukit.

“Kami temukan di bawah jembatan Biontong material berupa pohon. Jembatan terancam ambruk akibat banjir. Solusi Balai Jalan dan Balai Sungai akan perbaiki dengan penguatan kaki jembatan butuh waktu 1 bulan,”kata legislator Sulut Amir Liputo.
Aba Amir mengaku kaget, setelah menyusuri sungai Salurang Desa Domisil. Kedapatan banyak kayu glondongan yang hanyut.
”Kata warga ada pengundulan hutan di bagian atas pegunungan. kita akan telusuri dengan memanggil para pihak terkai,”tandas figur alternatif calon wakil wali kota Manado.

Mendengar informasi ini, tokoh masyarakat yang lahir di Bolmong Utara Abid Takalamingan mendesak DPRD Sulut serta pemprov untuk tindak lanjuti.

Mantan anggota DPRD Sulut periode 2004-2009 mengaku juga mendengar ada penambangan di antara Domisil dan Pangi.

”Nanti dibuka di-hearing DPRD Sulut biar kuat Kalau ada temuan soal penyalahgunaan izin dan ilegal loging harus ditekan. Gunakan hak dewan untuk memanggil pemegang HPH,”katanya.

 

Liputo mengaminkan akan dibawa ke lintas komisi. Kalau ditemukan ada pelanggaran, akan direkomendasikan untuk dikenakan sanksi sesuai ketentuan uu yang berlaku.

”Kami semua akan bahas di-hearing lintas komisi 3 dan 2 DPRD SULUT,”katanya.

Liputo menambahkan penyebab banjir di Desa Jambu Sarang Bolmut akibat jembatan tua yang sudah dua tahun terbengkalai.

”Karena sudah punya jembatan baru, mereka lupa bongkar jembatan tua,”katanya.(hm)

Pos terkait