harimanado.com,BOLSEL—KPU Bolsel resmi menutup masa pendaftaran Bakal Pasangan Calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati (wabup) pada Minggu (6/9), kemarin. Tercatat, hanya dua bapaslon yang mendaftar.
Tahapan pilkada Bolsel tergolong baru berada di garis ‘start’. Tapi, tensi politik mulai ‘hot’.
Tak ayal, kendati belum mengantongi ‘tiket’ sebagai peserta pilkada dari KPU, namun dua bapaslon sudah saling klaim bakal memenangkan Pilkada Bolsel yang akan dihelat pada 9 Desember 2020 mendatang.
Pasangan petahana Haji Iskandar Kamaru bersama Deddy Abdul Hamid, yang dikenal dengan jargon BERKAH, mengaku optimis bakal meraup 80 persen suara.
“Target kita 80 persen,” sebut Iskandar dalam konfrensi pers di Kantor KPU Bolsel, Jumat (4/9), pekan lalu.
Ia mengaku target ini bukan angka spekulasi yang tidak mendasar.
“Kami punya mesin partai yang kuat dan solid sampai di tingkatan dusun atau tingkat anak ranting. Ditambah lagi kekuatan dari dua partai pengusung lainnya, perindo dan gerindra,” ucap calon bupati petahana ini.

Selain itu, lanjutnya, Parpol pengusung BERKAH mendominasi kursi DPRD Bolsel. Menguasai 13 dari 20 kursi yang ada. Antara lain PDIP 11 kursi ditambah masing-masing 1 kursi Perindo dan Gerindra.
Tak mau kalah, kubu RISKI juga menhklaim bahwa pasangan jagoan mereka bakal memimpin Bolsel pada periode 2021 – 2026 mendatang.
“Kalau kami sebut target kami 90 persen pasti tidak percaya. Karena itu, yang jelas target kita RISKI akan menang,” kata Ketua Partai Nasdem Bolsel Muhammad Paputungan yang didampingi Ketua Golkar, PAN dan PKB, dalam konfrensi pers di Kantor KPU Bolsel, Sabtu (5/9), pekan lalu.
“Soal kekuatan dan strategi, kami punya kajian-kajian sendiri,” kuncinya.
Sekadar informasi, pasangan BERKAH diusung oleh tiga parpol. Antara lain PDIP, Gerindra dan Perindo. Sementara pasangan RISKI diusung oleh empat parpol yang menguasai 7 kursi di DPRD Bolsel. PAN (2 kursi), Nasdem (2 kursi), Golkar (2 kursi) dan PKB (1 kursi).(qs)















