Harimanado.comJAKARTA- Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mulai Rabu (8/1/2025) menggelar sidang sengketa Pilkada 2024.
Saking banyaknya gugatan sengketa, sidang dibagi tiga panel. Masing masing panel diisi tiga hakim MK.
Yang menarik, sengketa yang masuk di panel III mengalami kemunduran dari jadwal semestinya pukul 08.00 WIB.
Ini lantaran Hakim Konstitusi, Anwar Usman, tak bisa bersidang akibat terjatuh hingga harus dirawat di rumah sakit.
“Untuk Panel III, pada persidangan hari ini, terpaksa harus dilakukan reschedule, karena kondisi dari Pak Anwar itu mengalami kemarin jatuh, dan kemudian harus diopname,” ujar Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih kepada wartawan, di Gedung MK, Jakarta, Rabu (8/1).
Pembagian komposisi Hakim Konstitusi dalam sidang sengketa Pilkada 2024 masih sama dengan sidang sengketa Pileg 2024 lalu.
Untuk Panel I, terdiri atas Hakim Konstitusi Suhartoyo, Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P Foekh, dan Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah.
Kemudian, Panel II terdiri atas Hakim Konstitusi Saldi Isra, Hakim Konstitusi Arsul Sani, dan Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur.
Terakhir, Panel III terdiri atas Hakim Konstitusi Arief Hidayat, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih, dan Hakim Konstitusi Anwar Usman. Hakim Enny pun menjelaskan bahwa mundurnya persidangan Panel III karena setiap panel harus lengkap berisi tiga hakim. Oleh karenanya, hal tersebut juga akan berpengaruh pada jadwal sidang untuk dua panel lainnya.
“Jadi, kita melakukan selang-seling posisi sementara ini, sampai beliau [Anwar Usman] nanti mudah-mudahan bisa segera sembuh pulih, bisa bersidang sebagaimana jadwal yang sudah kami tentukan,” imbuhnya.
Adapun sidang sengketa Pilkada 2024 mulai digelar MK hari ini, Rabu (8/1). Dikutip dari laman resmi MK, ada total 47 perkara gugatan Pilkada 2024 yang disidangkan oleh MK hari ini.
Sebanyak 47 sengketa Pilkada 2024 itu di antaranya yaitu Pilkada Kabupaten Bandung yang diajukan Sahrul Gunawan-Gun Gun Gunawan, sengketa Pilkada Depok yang diajukan Imam Budi Hartono-Ririn, sengketa Pilkada Bekasi yang diajukan Heri Koswara-Sholihin, hingga sengketa Pilkada Jawa Timur yang diajukan oleh Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).
Adapun total ada sebanyak 309 perkara sengketa Pilkada 2024 telah diregistrasi oleh MK. Rinciannya, terdiri dari 23 perkara pemilihan gubernur (Pilgub), 49 perkara pemilihan wali kota (Pilwalkot), dan 237 perkara pemilihan bupati (Pilbup). (kumparan)














