Harimanado.com,MANADO- Suasana Bandara Internasional Sam Ratulangi sangat ramai pada Minggu subuh mulai pukul sekira 04.30 Wita (6/7/2025).
Dalam sekejap halaman parkir bandara, sesak oleh ratusan kendaraan yang membawa ribuan warga dari Bolmong raya, Bitung, Tomohon dan Minahasa Tenggara. Pelataran parkir sampai jalan raya dipenuhi kendaraan pribadi maupun sekira 5 bus besar dan sedang.
Mereka ada yang tiduran di mobil, di kursi tempat penjemputan hingga di kios bandara
Pada saat pesawat Lion Air melantai di bandara sekira pukul 07.15, warga langsung mengerumuni pintu kedatangan di sisi kanan bandara.
Terlihat di tengah penjemput ada Gubernur Sulut Mayjen purn Yulius Selvanus didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay ditemani Kabag TU Kanwil Kemenag Sulut Basri Saenong dan asisten Pemprov Sulut.
Seketika terdengar ungkapan doa syukur, saat jamaah haji satu persatu keluar pintu kedatangan. Tangis haru, bercampur rasa bahagia berjumpa keluarga dalam keadaan sehat.
Para jamaah haji pun ikut menangis, dijemput keluarga.
“Ya Allah, syukur alhamdulillah sehat,”ucap Muchlid dengan suara bergetar disertai airmata menetes saat jemput bapak dan ibunya jamaah haji asal Boltim
Rombongan kloter 13 berjumlah 360. Dibagi dalam dua penerbangan Lion Air, tiba pukul 07.15 dan kedua tiba pukul 07.45 Wita.
Sehari sebelumnya, mereka telah tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan Sabtu pagi (5/7/2025) pukul 05.00 Wita. Kakanwil Kemenag Sulut Dr Hi Ulyas Taha MPd bersama istri jemput langsung di bandara.
“Syukur Alhamdulillah pak haji Kennedy telah membantu para jamaah haji,”ucap Dr Ulyas sambil memeluk Hi Kennedy Paputungan salah satu pembimbing rombongan kloter 13.
Pelaksana Harian Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sulut, Hi. Samsudin Pulu didampingi Bidang Humas dan Media Dr Tawil Asraka saat bersua di Bandara Sam Ratulangi mengakui proses kepulangan berjalan lancar. Meski ada jamaah yang meninggal usai jalankan rukun haji.
Setelah kloter 13, Selasa (8/7/2025) berikutnya akan tiba rombongan jamaah kloter 14. Jumlahnya sebanyak 339 dari total 699 jamaah haji.
“Ini yang tersisa terdiri dari Kota Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Kepulauan Sangihe, dan Talaud, dijadwalkan tiba pada Selasa, 8 Juli 2025, pada jam yang sama,” jelas Samsudin
Tawil menambahkan, semua jamaah langsung dijemput keluarga kembali ke tempat masing masing. Mereka dijemput perwakilan Kemenag dari daerah masing-masing. Namun masih ada bagasi berupa air zam zam dijemput di wisma haji Manado.
“Dengan sendirinya semua tanggung jawab PPIH Kanwil Kemenag sudah selesai setelah jamaah ke tempat asal,” jelas Tawil.
Tampak pejabat daerah yang ikut menjemput Kakanmenag Bitung Hi Yahya Pasiak, Kakanmenag Kotamobagu Hi Jamal Lamato, anggota DPRD Boi
Proses penjemputan jamaah haji berlangsung tertib. Berjalan lancar berkat kesiapan Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah VIII yang siap sedia sejak subuh sampai rombongan keluar dari bandara. Semua petugas dipantau langsung Kepala Otban Wilayah VIII Ambar Suryoko didampingi Irene Marizkha SKom M.Sc.(ham)















