Harimanado.com, KOLONGAN–Calon Bupati Joune Ganda menceritakan kenapa sampai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memilih kepadanya sebagai calon bupati dan Kevin William Lotulung (KWL) sebagai wakil bupati .
“Tak gampang saya mendapatkan surat keputusan (SK) tersebut .Semuanya ada proses dan tahapan yang harus dilalui, “jelasnya kepada wartawan.
Ganda menjelaskan jangan masyakat beranggapan lantaran ini atau itu sampai PDIP memilih kepadanya dan KWL.
“Jadi saya tegaskan kami pun ikut mekanisme, malahan alur tes kami sangat ketat. Karena pengalaman dari lalu-lalu PDIP selalu gagal di Minut. Karena itu mereka ingin mencari figur yang tepat .Dan kami berdua merasa bersyukur boleh dipilih oleh partai .Karena itu kami pun siap memenangkan pilkada di Minut, “kata lelaki asal Kaima ini.
JG-KWL pun mengucapkan
terima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang telah mempercayakan seluruh kader partai PDIP di Minut yang telah melakukan penjaringan. Serta pengusulan paslon JG-KWL hingga dikeluarkannya SK (surat keputusan).
“Tentunya tidak lah mudah dan segampang membalik telapak tangan. Kami mengikuti semua tahapan proses penjaringan mekanisme tahapan fit and proper test,” beber JG.
Perlu diketahui bahwa dirinya menyaksikan sendiri bahwa PDIP ternyata dalam menjaring/mengusulkan calon itu katanya sangat profesional dan tidak sembarangan, juga tak pandang bulu karena semua mengikuti tahapan proses dan mekanisme partai.
“Ini yang menjadikan PDIP sebagai partai besar dan profesional terutama dalam tahapan survey calon itu sangat teliti. Saya dan pak Kevin mengikuti semua prosesnya,” tambahnya.
Lanjutnya ,tak hanya di PDIP saja namun, untuk partai Demokrat sendiri yang telah mengeluarkan SK dukungan kepada JG-KWL pun mengikuti tahapan proses partai hingga ke tingkatan pusat sehingga oleh Demokrat menjatuhkan pilihan kepada JG-KWL tanpa menggunakan mahar (bayaran) politik.
“Untuk mendapatkan rekomendasi ini harus berproses. Adapun untuk partai lain itu menjalin komunikasi, karena kami PDIP sebenarnya sudah cukup memenuhi kursi dalam mengusung. Tapi, itulah PDIP terbuka untuk semua baik partai lain seperti Demokrat saya dan pak Kevin mengikuti tahapan proses, oleh Bapilu dan tim seleksi fit and proper test oleh partai Demokrat,” tukasnya .
Pengusaha sukses ini menambahkan setelah waktu berjalan sekarang, dirinya mulai mendengar adanya kabar burung untuk partai-partai lain ingin bergabung.
“Ini saya lihat PDIP itu membuka diri bagi semua partai untuk bersama-sama dalam membangun Minahasa Utara lebih maju dan baik kedepan dengan menyatukan visi misi bersama. Bagi kami juga rakyat nantinya yang menentukan pilihan politik dalam berdemokrasi, dan kami JG-KWL telah siap untuk bersama-sama dalam membangun daerah serta masyarakat Minut,” tutur Joune.
JG pula menambahkan dirinya berpasangan dengan calon KWL juga termasuk kaum millennial merupakan kesiapan dan harus berbaur dengan semua kalangan masyarakat.
“Kami siap menghadapi Head to Head, Tripple Head atau bahkan kotak kosong itu yang memilih masyarakat dan itu adalah proses demokrasi. Kenapa pemuda, karena ini saatnya bagi generasi muda untuk menjadi penyemangat dalam perubahan Minut kedepan. Kami menjadikan kaum millenial untuk bersama-sama kami berdua, agar generasi muda Minut kedepan bisa menjadi ‘agen of change’ lebih baik bagi Kabupaten Minut tercinta ini,” tandasnya.(tra)













