SK PAN Sudah Disegel, Kata Ami Sehan Isu Ngawur CS Retak

Sehan Pernah Dikontak, Tapi SK  Sudah Terbit
 
Harimanado.com– Bahtera politik Christiany E Paruntu (CEP) masih diterpa badai hingga pekan lalu.
Calon gubernur Sulut ini dikabarkan belum nyaman. Sas sus beredar pasangan calon wakil gubernur Sulut Sehan S Landjar (SSL) masih lirik sana sini.
Kegalauan ratu pantai selatan beralasan.
Mereka di-deadline  September 2020. Batas waktu pendaftaran di KPU Sulut.
Padahal tiket pemilihan gubernur Sulut belum fix. Minimal tiket 9 kursi. Partai Golkar sebagai pengusung hanya 7 kursi. Butuh 2 kursi PAN untuk menambal lubang.
”Sampai sekarang SK resmi PAN untuk pasangan Ibu CEP dan pak Sehan belum keluar,” beber sumber dari Partai Golkar Sulut.
Kecemasan CEP makin menjadi. Santer
ada isu calon gubernur dari Partai Nasdem Vonny Panambunan mengincar pasangan  figur Bolmong Raya (BMR).
Nama ami Sehan (SSL) disebut lirikan utama srikandi berdarah Tonsea itu.
 
“Iya benar informasinya seperti itu. VAP pingin berpasangan dengan putra BMR. Setelah batal dengan Siswa Rahmat Mokodongan, Vonnie maunya berpasangan dengan Sehan,”ucapnya.
Beruntung katanya, SK DPP PAN telah mengawinkan CEP dan SSL calon wakil gubernur.
“Kami mendengar ada isu keretakan antara keduanya. Politik kan segala kemungkinan bisa saja terjadi,”ujar sumber yang mengaku pendukung militan VAP Senin sore kemarin.
 
Isu ini dibantah lagi. Ketua Bappilu Nasdem Sulut Moktar Arunde Parapaga tak bisa memberikan keterangan lebih. 
“No comment. Karena itu sudah diserahkan ke calon dan DPP,” singkatnya.
 
 
Ketua DPW PAN Sulut Sehan S. Landjar membantah isu perpecahan.
Dengan gamblang dia sebut isu ngawur semua.
”Saya saat ini bersama Tetty Paruntu diundang pak Airlangga Hartarto di Kementrian, dan itu tidak betul,”kata Eyang sapaan akrabnya, tadi malam.
 
Juru Bicara Golkar Sulut Ferryando Lamaluta menepis isu tersebut.
Sudah sekian kali disampaikan SK DPP PAN sudah ada. PG tidak mungkin mengumbar SK kemana-kemana, meski sejak lama terbit.
 
“Dan, SK yang sudah ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PAN dan Sekjen DPP PAN. Tapi, kan tidak perlu lagi, disampaikan ke publik bahwa SK sudah ada,” terangnya, baru-baru ini.
 
Lanjut Yoyo sapaan akrabnya, yang penting sudah diketahui Ketua Umum sudah diserahkan kepada Sehan S, Landjar (SSL) dan Christiany E Paruntu (CEP) pada waktu lalu dan itu sudah selesai sebenarnya.
Kalapun, ada yang berfikir seperti itu, berarti ada ketakutan yang berlebihan, pada pasangan calon. 
 
“Untuk itu, ini merupakan ketakutan yang berlebihan. Ayolah, kita bertanding secara fair. Sebab, Golkar sudah ada pasangan dengan PAN, ayo kita berkompentinsi dan berdemokrasi dengam baik, bertanding secara sehat, supaya pemenang adalah betul-betul pemilihan rakyat,” sentil Jubir Golkara ini.
 
 
Terpisah, Pengamat Politik Unsrat Donald Monintja mengatakan, soal isu penggantian pasangan mungkin sangat tipis peluangnya. 
“Karena rata-rata partai apalagi sekelas Partai Golkar, punya kajian seperti survei dari lembaga survei profesional dan kelihatannya juga survei internal sudah dilakukan.Apakah itu ukuran popularitas atau elektabilitas,” katanya.
 
“Oleh karena itu, isu ganti pasangan sangat jauh,” kunci Monintja.(ian/jux/fjr)
 

Pos terkait