Irjen Pol Royke Lumowa ‘Kultum Kerukunan di Masjid Raya A Yani
Warga Sulut patut bangga dengan Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa.
Belum dua bulan pulang kampung, Lumowa buat gebrakan. Termasuk kuliah tujuh menit (kultum) di Masjid Raya Ahmad Yani, bada salat Jumat, (13/3).
Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa diskusi ringan dengan Ketua BAZNAS Sulut Abid Takalamingan usai salat Jumat di Masjid A Yani.(foto:jefal)
============
Laporan: Adrian Sigar
JELANG salat Jumat, tiba-tiba iring- iringan mobil nomor polisi khusus masuk pelataran Masjid Raya Ahmad Yani.
Jamaah yang duduk di teras sambil mendengar khotbah Jumat tersentak. Ada apa gerangan? Mereka penasaran mobil bintang dua dan mobil perwira lain bergabung di pelataran masjid di bilangan Kelurahan Lawangirung.
Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa di depan jamaah di Jumat (13/3) Masjid Raya A Yani
Dari dalam mobil dinas kapolda sedan Camry hitam, putra Minahasa kelahiran 16 September 1962 keluar.
Ditemani Kapolres Manado dan Irwasda, jenderal bintang dua menuju ruang tunggu VIP di sisi utara masjid. Sambil tersenyum mantan Kapolda Papua Barat menyapa sambil ucapkan salam jamaah yang masih di luar.
“Assalamualaikum, bapak bapak,”tutur Lumowa.
Dengan sabar, mantan Kakorlantas dan Kapolres menanti khotbah dan salat Jumat berakhir.
Usai salat, Lumowa langsung tampil di depan jamaah. Tak kelihatan ada rasa canggung. suami dari Mayor CKM (purn) drg Swanly Hartono menyapa dengan salam kaum Muslim.
“Assalamualaikum warahamatullahi wa barakatuh. Salam untuk saudaraku, para tokoh agama, imam dan pengurus masjid dan umat Muslim,”ucap Lumowa mengawali kultum.
Mantan Kakorlantas Mabes Polri mengatakan niat dia safari ke masjid dan rumah ibadah lain untuk
mengawal keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulut.
Lumowa mengajak jamaah agar tetap menjaga Sulawesi Utara ini. Terlebih sebentar lagi provinsi paling utara Indonesia ini akan menghadapi Pilkada serentak.
“Kalau Pilkada tidak terlaksana dengan baik tentu akan mengganggu kamtibmas. Sebaliknya kalau kamtibmas tidak baik juga akan mengganggu Pilkada, pembangunan juga akan terganggu,” katanya.
Ia berharap dukungan seluruh jamaah dan masyarakat Sulut atas pelaksanaan tugas kepolisian.
“Saya mohon dukungan warga Manado dan warga Sulut, jika saya orang Sulut saja saat bertugas di daerah lain bisa didukung, apalagi di kampung saya sendiri?” tuturnya.
Lumowa juga bertekad akan memberikan pengabdian terbaiknya bagi Sulut dan menyentil soal penambangan ilegal yang ada.
“Penambangan ilegal ini hanya akan merusak lingkungan kita ke depan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaganya,” kuncinya.
Usai memberikan pesan kamtibmas, Lumowa kemudian menyerahkan cinderamata kepada Pengurus Masjid Raya Ahmad Yani Manado.
Setelah itu, para tokoh agama dan pengurus masjid mengajak Kapolda makan siang sambil diakusi.
Dia ditemani Ketua BTM Yusuf Otoluwa, Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, pengurus BTM dan tokoh agama lain.
Saat berdiskusi, Lumowa minta dukungan atas program memberantas kejahatan lingkungan. Panjang lebar Lumowa menegaskan sikap keras memberantas ilegal mining.
“Bantu dan dukung saya memberantas tambang ilegal. Saya pulang kampung untuk menjaga kampung saya. Menyelamatkan lingkungan untuk anak cucu kita di Sulut,”tandasnya.
Abid sangat bangga dengan gebrakan Lumowa. Dia mengapresiasi misi Kapolda yang samgat mulia.
“Kapolda ingin silaturahim karena beliau percaya silaturahim akan terbangun saling pengertian. Beliau menambahkan biar terbangun komunikasi kalau salah bisa dibenarkan kalau keliru bisa dikoreksi, kalau lemah bisa diperkuat,”ucap Abid.(*).