Harimanado.com, MANADO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) Minggu (26/05/2024) di salah satu hotel di Kota Manado menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peliputan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 bersama media. Nampak hadir Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan bersama komisioner Salman Sailangi Meidy Tinangon dan Sekretaris KPU Sulut, Lucky F. Majanto bersama jajaran sekretariat.
Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan saat membuka rakor meminta dukungan pers untuk mengawal suksesnya Pilkada Serentak 2024. “Sangat diharapkan media untuk berperan mewujudkan demokrasi substansial di Sulut, karena media berperan vital dalam kesuksesan pilkada. Sehingga kami sangat mengharapkan kerja sama yang baik untuk mewujudkan demokrasi yang lebih berkualitas di Sulut,” tegasnya.
Lanjutnya bahwa Pilkada tahun 2024 serentak di Sulut menelan anggaran yang besar, sehingga dibutuhkan semua stakeholder terkait terlibat. “Dari data yang ada di Sekretariat KPU Sulut, Pilkada Serentak di Sulut menelan anggaran sekitar Rp.400 miliar,” ucap Kenly yang berharap, melalui rakor bersama media dapat menguatkan eksistensi penyelenggara serta mencari terobosan bersama agar Pilkada 2024 berjalan lebih baik.
Sementara Ketua Divisi Teknis KPU Sulut, Salman Saelangi meminta peran media untuk membantu tahapan pilkada yang sementara berjalan. “Peran teman-teman media telah terbukti meningkatkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 lalu. Di mana, partisipasi pemilih Sulut tertinggi di Indonesia. Kita jadikan Pilkada 2024 lebih baik dan lebih berkualitas lagi,” harapnya.
Begitupun ditambahkan Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan, Meidy Tinangon meminta ada kerjasama yang baik antara media dengan KPU Sulut dan ebih ditingkatkan. “Sosialisasi kegiatan maupun berita-berita terupdate terkait pilkada diharapkan berimplikasi langsung kepada masyarakat hingga tingkat bawah dan dapat meningkatkan partisipasi pemilih tentunya,” ujar Meidy.
Sama halnya dikatakan Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Awaludin Umbola melalui video conferance bahwa rakor bersama media ini untuk menyamakan persepsi terkait agenda peliputan media. “Akan dibahas tuntas dalam rakor yang akan berlangsung hingga Selasa,” pungkasnya.(sal)















