MANADO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut jauh jauh hari menyiapkan sarana pendukung guna kelancaran Pemilu dan Pilkada 2024.
Salah satu yang cukup penting adalah tempat pemungutan suara (TPS) khusus pemilih yang tidak bisa meninggalkan lokasi saat hari pencoblosan.
Supaya lebih matang, KPU Sulut mengundang KPU kabupaten/kota se-Sulut dalam rapat koordinasi (rakor) secara luring. KPU Sulut ingin ada pemahaman bersama dalam menyukseskan Pemilu 2024 terkait hak semua warga negara.
“Dengan terpetakannya kondisi data pemilih dan TPS yang berada di lokasi khusus, bisa mengakomodir hak pilih semua warga negara/pemilih yang dipastikan tidak berada di wilayah domisili administrasinya pada saat hari pemungutan suara,”kata Ketua KPU Sulut Meydi Tinangon.
Rakor juga dihadiri narasumber dari Bawaslu Provinsi Sulut Awaluddin Umbola dan Kabid Keamanan Kanwil Kumham Yusran Saad.
Rakor dibuka oleh Ketua KPU Sulut Meydi Tinangon yang didampingi anggota KPU Sulut Lanny Ointu, Salman Saelangi dan Amrain Razak serta sekretaris Lucky Firnandy Majanto.
Dalam sambutannya Tinangon menyampaikan bahwa persiapan pemetaan TPS Lokasi Khusus meliputi lapas/rutan dan kampus dan lokasi pertambangan.” Pemetaan ini sangat penting karena ini adalah dasar penyusunan kebutuhan logistik dan juga akan berdampak pada partisipasi masyarakat dalam Pemilu Setentak Tahun 2024,” jelasnya.
Dari KPU kabupaten dan kota diwakili para ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, para kepala Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi serta operator Sidalih KPU Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Utara. (*)















