Lonjakan Harga Beras dan Gula, ODSK Optimis Mampu Jinakkan Inflasi

Harimanado.com,MANADO— Laju kenaikan inflasi Februari tahun 2024 begitu mencemaskan Pemprov Sulut. Angkanya meningkat signifikan dibanding periode sama 2023 (year on year/YoY) menyentuh level 5,35 persen.

Terjadinya inflasi lantaran trend kenaikan harga beras. Hal ini sudah diantisipasi Pemprov Sulut. Gubernur Prof DR (HC) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) punya cara untuk mengendalikan inflasi di daerah.

Bacaan Lainnya

Sikap optimis ini didasarkan data BPS Sulut bahwa produksi beras pada Januari hingga April 2024 diperkirakan naik hingga 18,69 persen, bandingkan periode yang sama 2023.

Sementara, Potensi Luas Panen pada Januari hingga April 2024 diperkirakan mencapai sekitar 19,49 ribu hektar atau mengalami kenaikan sebesar 16,83 persen, dibandingkan 2023.

Menurut Gubernur Olly Dondokambey peningkatan produksi beras menjadi target untuk menekan inflasi di daerah.
“Berbagai program akan dioptimalkan untuk menekan inflasi daerah, termasuk program Marijo ba Kobong akan terus dioptimalkan,” ungkap Gubernur Olly.
Sementara itu Kepala Biro (Karo) Ekonomi Reza Dotulong mengatakan, pemerintah bekerja ekstra keras untuk mengendalikan inflasi di Sulut.
Menurutnya, dengan pencapaian deflasi sebesar 0,63 persen pada Februari 2024. Ini berdasarkan Rilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut.
Lanjut Karo Reza, sejak awal tahun ini pemerintah melalui Dinas Pertanian sudah mengupayakan peningkatan luas tanam dan produksi padi. Sehingga diproyeksi terjadi kenaikan signifikan pada Januari hingga April 2024.
“Upaya pak gubernur dan pak wagub sangat – sangat ekstra keras. Buktinya, sejak awal tahun dari Dinas Pertanian sudah mengupayakan bagaimana peningkatan luas tanam dan produksi padi,” ujarnya.

Kata Reza upaya itu bukan sekedar konsep tetapi sudah dilaksanakan. “Kita boleh lihat bersama hasilnya, proyeksi produksi padi dan beras di April 2024 mengalami kenaikan signifikan,” bebernya.
“Dan untuk mencegah inflasi pada bulan Ramadhan dan lebaran bulan ini, Pemprov Sulut menyelaraskan panen padi berkoordinasi dengan Bulog dan juga Pemprov mengadakan operasi pasar serta Gerakan Pangan Murah,” pungkas mantan pegawai handal Kemenkeu RI ini.(*)

Pos terkait