Harimanado.com,MANADO— Rombongan jamaah calon haji (JCH) asal Sulut dalam pekan ini akan menuju embarkasi Balikpapan, Kaltim. Setelah itu akan menuju Jeddah, Arab Saudi.
Sesuai jadwal, 713 JCH yang berasal dari 14 kabupaten/kota akan berangkat dalam dua rombongan. Rombongan pertama 17 Mei dan rombongan kedua 19 Mei. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) 4,5 dan 6.
Kepala Kanwil Kemenag Sulut Hi Sarbin Sehe di depan
Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Steven Kandouw, para unsur Forkopimda Sulawesi Utara, Anggota DPRD Sulawesi Utara H. Amir Liputo, Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur dan ratusan jamaah calon haji melaporkan persiapan Penyelenggara Ibadah haji (PIH) Provinsi Sulawesi Utara.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pak gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara yang telah memberi dukungan besar yang luar biasa kepada seluruh jemaah haji Sulut berupa bantuan moril dan materil,”kata Sehe.
Bantuan gubernur dan wagub Sulut berupa uang tunai dana tali kasih sejumlah Rp. 2.196.520.000. untuk 712 jamaah. Dibagi merata menjadi Rp 3.085.000.-
Selain dari gubernur, masing masing bupati dan wali kota memberi tali asih kepada jamaah dari daerahnya
masing masing yang jumlahnya bervariasi.
Mantan Kakanwil Maluku Utara ini melaporkan sebenarnya kuota 713 jemaah di tahun 2024. Kementerian pusat menambah kuota sebanyak 20 jamaah menjadi total 733. Namun sampai pelunasan tahap akhir yang melunasi hanya 722 jemaah.
“Dari 722 jamaah ada 9 jemaah mutasi keluar dan 1 jemaah mutasi masuk, sehingga total jemaah menjadi 714. Tapi ada 2 orang jemaah karena alasan sakit menyatakan mundur,’’katanya.
Untuk kloter 4 akan masuk wisma haji 16 Mei. Keesokan harinya menuju embarkasi Balikpapan.
Kloter 4 terdiri dari jemaah haji:
- Kotamobagu : 102 Jemaah
- Bolaang Mongondow Utara : 20 Jemaah
- Bolaang Mongondow : 78 Jemaah
- Bolaang Mongondow Selatan : 15 Jemaah
- Bitung : 94 Jemaah
- Talaud : 8 Jemaah
Dari data di PIH, usia tertua JCH 88 tahun bernama Bondeng Saidi asal Bolmong. Yang termuda 19 tahun Naufal Zuhdi Hidayat asal Tomohon dan Sinta Juliani asal Mitra.(lip)














