Harimanado.com-Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menutup akses jalan masuk ke ibu kota kabupaten. Hal tersebut dikarenakan untuk percepatan penangganan pasca banjir bandang.
Bupati Mitra James Sumendap mengatakan, terhitung mulai tanggal 22 September 2021 (hari ini, red), akses jalan masuk ke Kabupaten Mitra ditutup.
“Alasan ditutup karena dalam rangka pembersihan material dan lumpur sisa banjir bandang di Kecamatan Ratahan dan Ratahan Timur,” kata James kepada wartawan, Selasa (21/9).
Menurut Sumendap, pihaknya melakukan penutupan akses jalan masuk Mitra bukan sengaja dilakukan.
“Jadi saya tegaskan lagi, ini untuk dilaksanakannya pembersihan material banjir. Penutupan dimulai pada tanggal 22 September hingga selesai pembersihan. Ditutup mulai pukul 08.00 WITA,” tegasnya.
Akses jalan yang ditutup hanya yang melewati Desa Pangu atau Gunung Potong.
“Pengguna jalan yang akan masuk ke Mitra harus melalui jalur alternatif, jalan di Desa Atep atau Amurang,” sarannya. (tr-09/fjr)















