Nama AT -UT Tak Disebut Penyelenggara Pembukaan MTQ
Harimanado.com- Undangan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Sulut pekan lalu sedikit terkejut
Diluar dugaan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) menyinggung sedikit Pilkada Kota Manado.
Entah OD lagi serius atau bercanda. Tapi terucap jelas dari ketua PDIP Sulut, pasangan calon wakil wali kota dari PDIP masih ULAMA plus A2.
ULAMA adalah akronim (Ulyas Taha, Abid Takalamingan dan Machmud Turuis).
Sambutan lepas itu, menjadi buah bibir undangan.
Ada pimpinan ormas Islam, aktivis muslim, pejabat Kementerian Agama Sulut, ketua DPRD Sulut Andrei Angouw dan Ketua LPTQ Sulut Herson Mayulu.
OD menyebut beberapa nama.
Namun nama pertama yang dia sebut Abid Takalamingan.
Berulang kali dia menyentil AT. Dia juga menyentil Ayub Ali, Machmud Turuis dan Ulyas Taha.
“Ada beberapa calon wakil dari umat Islam. Yang lupa disebut oleh ketua LPTQ adalah pak Abid Takalamingan. Saya lihat ada pak Abid Kefua Baznas Sulut,”tandas OD.
Semua mata seketika tertuju ke mantan legislator DPRD Sulut 2004-2009.
Abid yang disanjung OD merespon dengan tenang.
“Iya, saya disebut lantaran lupa disebut bersama pak Ulyas Taha. Bukan berarti sudah final,”kata Abid saat dihubungi via WA.
Pernyataan OD membuat Lawan dan pendukung PDI Perjuangan di Pilkada Manado makin penasaran.
Yang santer terdengar, DPP PDIP akan umumkan pasangan calon wali kota Manado Andrei Angouw (AA) 24 atau 27 Agustus 2020.
Info itu benar adanya. Ternyata partai besutan Megawati Soekarno Putri itu telah kerucutkan strategi.
“Kenapa PDIP belum, karena akan lihat jika nanti akan jadi 4 pasang, maka AA dipasangkan dengan perwakilan muslim,” beber sumber yang dekat dengan Ketua DPD PDIP Sulut Olly Dondokambey (OD).
Namun paslon bisa berubah jika hanya 3 pasang. Nah itulah Richard Sualang akan dipasang mendampingi AA.
“Memang ada tiga nama yang menguat di PDIP. Yakni Richard Sualang (AA), Ayub Ali dan Abid Takalamingan,” bebernya.
“Namun seperti yang saya katakan bahwa PDIP melihat berapa pasangan calon,” sambungnya.
Ketua PDIP Sulut Olly Dondokambey (OD) menjelaskan alasan kenapa Manado belum diumumkan. “Karena sangat strategis berkali-kali kita belum bisa merebut Kota Manado,” ucapnya.
Olehnya keputusan Kota Manado dilihat hari perhari, jam per jam gerakan dan keinginan masyarakat Kota Manado.
“Sehingga sampai kita belum putuskan siapa calon wali kota maupun calon wakil wali kota Manado,” terangnya.(an1)