Penyaluran Bansos, Berakhir di Lolayan
Harimanado.com LOLAK—Penyaluran secara simbolis oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, terkait penyaluran Bantuan sosial (Bansos) Tahap IV, berakhir kemarin di Kacamatan Lolayan. Dengan begitu, penyaluran di 15 Kecamatan yang ada telah tuntas dilakukan bupati bersama dengan jajarannya.
Dalam beberapa kesempatan, bupati berharap kepada masyarakat penerima agar bantuan yang telah dikucurkan oleh pemerintah dapat bermanfaat dan digunakan dengan baik.
“Selain itu, saya turun langsung menyerahkan bantuan, agar supaya bantuan dapat tepat sasaran. Jadi saya juga melakukan pengecekan apakah bantuan telah sampai dan langsung diserahkan atau tidak ,” ungkapnya.
Bupati juga meminta kepada masyarakat Bolmong agar dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. Yakni dengan menjalankan program 3 M. “3 M itu yakni Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, dan Memakai Masker. Jadi itu harus dilakukan,” terangnya.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, bupati menegaskan bahwa setiap Camat dan kepala desa yang ada di Kabupaten Bolmong di instruksikan untuk melaksanakannya sampai ditingkat desa, terkai dengan 3 M ini. “Jika tidak menjalankan 3 M tidak segan-segan saya akan mengambil tindakan tegas terhadap para camat dan kepala desa yang abai akan protokol kesehatan. Terkait gerakan 3 M,” tegasnya.
Lanjutnya, camat dan kepala desa merupakan perpanjangan tangan pemerintah di setiap wilayah. Oleh karena itu, gerakan 3 M ini wajib di sosialisasikan dan dilaksanakan. “Intinya harus dilaksanakan. Jika tidak akan ada sanksi,” ujarnya.
Bupati menjelaskan untuk bantuan Tahap V, VI dan VII nantinya akan diserahkan pada akhir bulan oktober, kemudian ke VIII dan IX akan disalurkan di awal Bulan Desember. “Nantinya di akhir Oktober dan diawal November akan diserahkan dan langsung diterima Tiga bulan sekaligus. Dan Dua tahap di Bulan Desember,” tandasnya.
Terpisa, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolmong I Nyoman Sukra mengatakan, total penerima bantuan baik APBD dan APBN yang di top up oleh Pemkab Bolmong sebanyak 19.373 Kepala Keluarga (KK).
“Jadi ada yang dibiayai oleh APBD dan ada juga yang di top up seperti penerima BST dan penerima bantuan dari kementerian,” pungkasnya. (fan)















