Positif Sulut Belum Puncak, 114 Pasien Dominan Klaster Pinasungkulan dan Medis, 3 Kasus Baru Non Cluster

Harimanado.MANADO– Angka pasien tertular wabah corona virus di Sulut terus molonjak.

Pekan ini bisa dikatakan tertinggi jumlah warga tertular covid 19.

Bacaan Lainnya

Data terbaru,  Sulut ketambahan 9 kasus baru. Sehingga total menjadi 114 pasien hingga Sabtu (16/5).

Dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Utara dr Steaven Dandel MPH, dari total 9 kasus baru pada hari ini,

lima pasien merupakan tenaga kesehatan di Faskes (Fasilitas Kesehatan) B di Kota Manado.

Yaitu Pasien 106, warga Manado laki-laki usia 46 tahun. Pasien 107, warga Manado laki-laki usia 49 tahun.

Pasien 108, warga Manado laki-laki usia 30 tahun. Pasien 109, warga Manado laki-laki usia 42 tahun. Pasien 110, warga Manado laki-laki usia 24 tahun.

Sementara itu, satu pasien baru sebagai generasi ke-3 dari Cluster Pasar Pinasungkulan.

Yaitu Pasien 112, warga Manado laki-laki usia 28 tahun. “Pasien ini mempunyai riwayat kontak erat risiko tinggi dengan pasien 46,” ujar Dandel.

Tiga pasien lain tergolong individual case. Di antaranya, Pasien 111, warga Minahasa Utara laki-laki usia 35 tahun. Tidak mempunyai riwayat dari daerah transmisi lokal.

Pasien 113, warga Minahasa Utara laki-laki usia 28 tahun. Tidak mempunyai riwayat dari daerah transmisi lokal.

Pasien 114, warga Manado laki-laki usia 30 tahun. Tidak mempunyai riwayat dari daerah transmisi lokal.

Dandel mengatakan, adanya kasus-kasus baru ini menunjukkan bahwa transmisi lokal terus terjadi di sejumlah daerah di Sulut.

Karena itu, dibutuhkan intervensi dan disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah dihimbau oleh pemerintah.

Data lain, Dandel menyebut bahwa pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 31 orang atau 27,19 persen.

Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 6 pasien atau 5,26 persen. “Kasus aktif yang masih dirawat sebanyak 77 pasien.(rry/hm)

Pos terkait