MINUT – Warga Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Minahasa Utara heboh mendengar pengumuman anak hilang diseret arus sungai Desa Sawangan Sekitar pukul 16.20 WITA. Minggu, (27/02/2022) Sore.
Mereka berbondong bondong ke DAS Tondano yang arusnya memang deras Korban diketahui anak perempuan bernama Marsela Nangkoda. Siswa usia 9 tahun tinggal di Desa Sawangan Jaga VII.
Warga bersama Hukumtua Desa Sawangan Stendry Wangke SH, Wakil Ketua Dewan Minut Olivia Mantiri, Babinsa Desa Sawangan Srt Jemmy Korinus, dan gabungan pihak Kepolisian dari Polres dan Polsek dan Tim Basarnas ikut membantu.
Informasi kehilangan Marsela diketahui dari cerita saksi mata, Gabriela teman korban (9) tahun tinggal di jaga 9 mengajak korban main di bantaran sungai.
Tak tahu bagaimana, Marsela terpeleset ke dalam sungai yang deras.
“Berdasarkan saksi mata teman dari korban memberikan kronologi keterangan pada pukul 16.00 Wita dia bersama Marsela sedang bermain bersama di pinggir sungai dengan maksud mau mandi , namun tiba-tiba Marsella Nangkoda) langsung hanyut terbawa arus,”ujar hukumtua mengutip pengakuan saksi.
Keterangan Novrita Saikat ibu korban (42), dia tahu anaknya lagi tidur siang pukul 12.00 WITA. “Kita dengan Marsela tidur siang kemudian pada saat kita bangun Marsela sudah nyanda ada di rumah,”ucapnya sedih.
Kemudian 16:30 WITA, ibu korban didatangi Gabriel, bahwa korban hanyut di sungai Sawangan. Novrita kaget dan meminta kakak korban untuk menyampaikan kejadian tersebut ke hukum tua Desa Sawangan.
Hukumtua Desa sawangan Stendry Wangke, SH menjelaskan pencarian korban berbuah hasil. Bersama tim gabungan di tiga titik lokasi dan tepatnya pada Pukul 17.48 Wita, Korban berhasil ditemukan sekitar 3 km dari lokasi awal korban hanyut. Kondisi korban tidak mengenakan pakaian dan tersangkut di antara batu sungai. Dari mulut dan hidung mengeluarkan darah
Kasus ini sudah ditangani Polres Minut, guna penyelidikan lanjutan.
Pihak keluarga menolak melakukan Otopsi. (cw1)















