Ustadz Khalid Beberkan Informasi Sekaligus Kembalikan Duit Kuota Haji Tambahan

Harimanado.com,Jakarta- Pelan tapi pasti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengurai dugaan skandal kuota haji tambahan sebanyak 20.000 tahun haji 2024.

Salah satu pintu masuk dari pemilik tour and travel Uhud Tour Ustadz Khalid Basalamah (KB).
Hasil pemeriksaan terhadap pendakwah itu ditemukan sejumlah informasi menarik.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut informasi dari ustadz Khalid membantu penyidik membongkar kasus ini.

Bacaan Lainnya

“Dalam pemeriksaan tersebut penyidik terbantu dari informasi dan keterangan yang disampaikan oleh saksi Saudara KB. Sehingga mendukung dalam proses pengungkapan perkara terkait dengan pengaturan kuota haji tambahan,” kata Budi kepada wartawan, Senin (15/9).

Budi menjelaskan, Khalid dimintai keterangan sebagai pemilik biro travel haji. Penyidik, lanjut Budi, menggali pengetahuan Khalid seputar perolehan kuota hingga pelaksanaan haji yang terjadi.
Dalam kasus ini, Khalid juga telah mengembalikan sejumlah uang dari penjualan kuota haji melalui travel miliknya.

“Jadi terkait dengan pengembalian sejumlah uang itu kami konfirmasi benar ada. Namun untuk jumlahnya belum bisa kami sampaikan,” ucap Budi.

“Ini terkait dengan penjualan kuota ibadah haji yang dilakukan oleh saudara ustaz KB melalui biro perjalanannya,” lanjutnya.

Khalid diperiksa KPK terkait kasus korupsi kuota haji pada Selasa (9/9). Usai diperiksa, Khalid mengaku telah menjadi korban dalam kasus ini.
“Jadi posisi kami ini korban dari PT Muhibbah, yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud,” kata Khalid kepada wartawan.

Khalid menjelaskan, dia sedianya sudah hendak berangkat bersama 122 jemaahnya menggunakan haji furoda.
Namun, menurut dia, tiba-tiba datang pemilik PT Muhibbah Mulia Wisata, Ibnu Mas’ud, yang menawarkan untuk berangkat dengan menggunakan kuota haji khusus tambahan.

“Sehingga akhirnya kami ikut dengan visa itu di travelnya dia di Muhibbah,” jelas Khalid.

“Ya bahasanya Ibnu Mas’ud kepada kami PT Muhibah kalau ini adalah kuota tambahan resmi 20 ribu dari Kemenag. Karena dibahasakan resmi dari pihak Kemenag, ya kami terima. Dan saya pun terdaftar sebagai jemaah di PT Muhibbah,” ucap dia.

Ibnu Mas’ud selaku Komisaris PT Muhibbah Mulia Wisata sudah pernah dipanggil KPK terkait kasus ini. Namun belum diungkap hasil pemeriksaan tersebut. Dia pun belum berkomentar mengenai tudingan dari Khalid Basalamah ini.
Khalid Basalamah pun belum berkomentar mengenai pengembalian uang ke KPK itu.(kumparan

Pos terkait