DUMOGA- Bangsal pemilihan kepala desa (sangadi) di Desa Mogoyungung, Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) tiba-tiba ribut, Kamis (3/2) siang jelang sore.
Warga seketika berhamburan berlari keluar. Situasi makin ricuh, karena mulai aksi saling baku pukul.
Situasi ini langsung viral di media sosial facebook (FB). Disebarkan pemilik akun FB Aprilio Rumondor
Informasi didapat, penyebab lantaran salah satu pendukung calon sangadi emosi, diledek pendukung lawan. Karena sakit hati berbeda pilihan, para pendukung saling adu mulut berujung adu pisik
Terlihat dari video live akun facebook Aprilio Rumondor seorang warga diangkat karena terluka saat aksi saling serang terjadi. Mereka pun tidak berani melanjutkan perjalanan.
“Aduh kasiang itu bapak. Cepat cepat. Fokus lihat di mobil,” kata pemilik akun yang mengarahkan mobil mereka putar arah lain.
Di video yang lain, pendukung calon lain berlari memegang parang sambil mengejar pendukung lawan. Seorang wanita mengenakan kaos putih berlari sambil berteriak mencegah warga yang kelihatan emosinya. Lawan yang diincar juga memegang samurai, bertelanjang dada dalam posisi menunggu. Warga yang lain berupaya mencegah jangan sampai keduanya bersua.
“Diduga ada pihak ketiga yang memanasi kedua bela pihak,” kata Kapolres Bolmong AKBP Nova Surentu saat dihubungi Teras Gorontalo.
Ia juga mebenarkan sempat terjadi aksi saling serang antara warga Desa Mogoyunggung.
“Ya sempat ricuh dengan aksi saling serang batu,” katanya.a mengatakan, satu warga menjadi korban akibat peristiwa saling serang tersebut.

Diduga beda pilihan di Pilkades, Warga Desa Mogoyunggung terlibat baku serang /tangkapan layar akun Facebook Aprilio Rumondor
“Satu warga luka ringan akibat lemparan batu,” katanya lagi.Beruntung aparat cepat melerai bentrokan antar warga tersebut bentrokan tak meluas.
“Saat ini situasi suda aman dan kondusif,” katanya.(cw02/fb)















