Di Acara Ngebid, Kata Para Tokoh, Abid Politisi Muslim Paripurna

Harimanado.MANADO— Manado Utara identik dengan Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan MH (AT)!bukan klaim.

 

Bacaan Lainnya
DIDORONG: Suasana kegiatan Ngebid yang dilaksanakan di salah satu warung kopi di Kecamatan Tuminting, kemarin. Dalam kegiatan ini, Abid Takalaminang mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk maju dalam Pilwako Manado.

Tokoh berdarah Sangihe bisa membuktikan dengan kehadiran seratusan para tokoh masyarakat, pemuka agama dan tokoh pemuda di Manado di acara bertajuk Ngobrol Bareng Abid (Ngebid) di salah satu warung kopi ternama di Kecamatan Tuminting, Selasa sore (7/1).

 

Selama dua jam Abid yang berpeluang dilamar PDI Perjuangan Manado menjabarkan program dan memaparkan konsep Manado maju, kesejahteraan antar masyarakat merata.

 

Dialog dipandu aktivis Muslim Jefrey Makalegi sangat dinamis.

 

Walau diguyur hujan lebat, para audiens dari   10 kelurahan di Kecamatan Tuminting terus berdatangan. Malah mereka masih betah sambung diskusi dengan Aba Abid.

Para tokoh ikut memberi tanggapan tentang AT antara lain Budayawan Sulut Reiner Ointoe. Reiner yang dikenal kritis dan selalu obyektif mengakui Abid selain sudah teruji politisi tahan banting, punya rekam jejak politisi, olahragawan, intelektual dan agamawan. Semuanya itu telah membentuk sebagai politisi matang. Boleh dikata paling lengkap. Bisa orasi, bisa berdakwah, pimpin demo massa, bisa puisi, olahragawan dan pelobi ulung.

“Saya kenal dan mengikuti Bung Abid sebagai politisi sudah lama. Saya kenal dekat, tapi obyektif kalau menilai. Dan lima tahun lalu takdir belum berpihak kepada Abid, meski logikanya calon wakil dengan pak Imba adalah Boby,”kata Reiner.

 

Reiner setelah mendengar visi ke depan Aba Abid, mengakui untuk kebutuhan masyarakat Manado, harus dibangun kolaborasi kepemimpinan yang kuat di Manado dan provinsi.

 

Dan Bung Abid layak masuk level itu,” sebutnya.

Tokoh masyarakat Sangihe Ruben Saerang tak kalah pujian kepada AT. salah satu politisi matang ini mengungkapkan, sepak terjang Abid dalam dunia politik, tidak bisa diragukan lagi.

 

“Kemampuan Bung Abid sebagai politisi tidak diragukan lagi. Bung Abid merupakan politisi handal,” jaminnya.

 

Ruben mengaku hubungan emosional warga keturunan Sangihe Sitaro dan Talaud dengan AT lebih kuat dibanding calon wakil wali kota lain.

 

Ruben sedikit banyak menjabarkan AT tak kenal sekat agama dan etnis. AT bisa tembus berbaur dengan warga Nustra di Manado dan kepulauan.

 

”Kalau mau tanya ke saudara dari Nustra jujur mereka akan mengatakan nama Abid lebih popular dibanding calon wakil lain,”katanya.

 

Menjawab dukungan dan kepercayaan dari berbagai pihak tersebut, Abid menyampaikan niatnya untuk bertarung di Pilwako Manado yang akan digelar tahun ini. Ia sangat optimis karena punya konsep jelas dan juga didukung masyarakat.

 

“Saya adalah politisi, sejak lama saya bergelut di politik. Tentunya saya punya hitungan. Pengalaman dan konsep saya untuk membangun Manado harus dikontribusikan bagi warga Manado,” katanya.

 

Menurut eks Anggota DPRD Sulut 2004-2009 ini, Pilwako Manado harus menjadi ajang pencerahan dan festival gagasan. Serta dari proses Pilwako harus melahirkan kepemimpinan yang kuat agar bisa memajukan Manado.

 

“Saya punya visi besar untuk membangun Manado. Sehingga menurut saya kemajuan kota sebagai keniscayaan harus diisi orang-orang yang mempunyai pengetahuan,” tutup Abid.

Diketahui, hadir dalam kegiatan ini, tokoh lihtas agama seperti Pdt Feybe Lumanauw, mantan Ketua KNPI Sulut Ronald Nangoy,pengurus Baznas Sulut, pengurus Pemuda Muhammadiyah, PARMUSI, BKPRMI Sulut, KNPI Sulut, SI, tokoh masyarakat dari Kelurahan Sindulang, Kelurahan Islam, Bitung Karangria, Maasing, Tuminting, Mahawu, Arridwan, Sumompo, Tumumpa 1 dan 2. Malah terlihat pemuda asal Titiwungen, Ketang Baru, Ternate Baru, Wanea,  Kampung Merdeka, Mapanget dan sejumlah aktivis perempuan Kota Manado.(ian/ham)

Pos terkait