Harimanado.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jumat (23/10) telah sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan KUA PPAS APBD Perubahan (APBD-P).
Kesepakatan itu tertuang dalam berita acara yang ditanda tangani 2 pimpinan DPRD dan Sekretaris Kota. Namun, sejumlah opini sengaja digiring untuk menjatuhkan salah satu fraksi dengan menuding PDI Perjuangan dibalik semua itu.
Padahal dalam Banggar, ada 4 fraksi lagi yang sepakat untuk menghentikan pembahasan akibat pihak TAPD tidak komitmen dengan ngotot memaksakan pinjaman 300 Miliar masuk dalam draf KUA PPAS untuk dibahas bersama.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Fraksi PDIP Jimmy Gosal menyayangkan opini yang dibuat-buat untuk menjelekan PDIP.
“Jangan asal ngomong. Tak dibahas APBD-P itu atas keputusan 5 fraksi dengan melihat beberapa poin yang mendasar. Bukan hanya PDIP saja. Sangat terlalu tendensius pemikiran tersebut,” kata Gosal.
Dia meminta agar jangan menggiring opini ke masyarakat perihal tidak dibahasnya APBD-P.
“Kalau tidak tahu kronologis, jangan giring opini ke masyarakat seolah-olah DPRD atau fraksi PDIP yang tak mau. Kami dari awal sudah nyatakan lebih dulu akan bahas. Tapi keluarkan pinjaman itu supaya tak ganggu pembahasan APBD-P. Pemkot saja yang tak mau,” terangnya. (An1)















