Astaga, Kuota Haji  Sulut 2026 Dipangkas Hampir 50 Persen

JAKARTA, Harimanado.com – Kabar kurang bagus  untuk Kementerian Agama Sulawesi Utara (Sulut). Kabar itu terkait kuota jamaah haji reguler tahun 2026.

Diluar dugaan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memangkas kuota Sulut tahun depan. Berkurang jauh dibanding kuota jamaah haji reguler tahun 2025 berkoar 700 an.

Bacaan Lainnya

Kemenhaj menetapkan  jumlah kuota haji reguler Sulut turun hampir 50 persen.

Yang lebih miris, pemangkasam kuota Sulut terbuncit dari  34 provinsi di Indonesia. Masih kalah dibanding Gorontalo dan Maluku Utara.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, pembagian kuota disusun sesuai dengan aturan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Sistem pembagian ini mengedepankan prinsip keadilan, sehingga provinsi yang memiliki jumlah pendaftar lebih banyak otomatis mendapatkan kuota lebih besar.

“Berkaitan dengan hal tersebut, kami membagi kuota haji reguler per provinsi berdasarkan proporsi daftar tunggu jemaah haji antar provinsi,” kata Dahnil dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Selasa (28/10/2025).

Sesuai data Kemenhaj untuk  ibadah haji 2026, Indonesia mendapatkan total kuota sebanyak 221.000 jemaah.

Dari total kuota itu, haji reguler mendapatkan jatah sebanyak 203.320 jemaah. Sedangkan untuk haji khusus mendapat kuota sebanyak 17.680 jemaah.

Kuota terbanyak ada di Provinsi Jawa Timur (Jatim), mendapatkan kuota haji reguler terbanyak pada 2026. Provinsi yang dipimpin oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, mendapatkan kuota haji reguler 2026 sebanyak 42.409 jemaah.

Di peringkat kedua ada Jawa Tengah yang mendapatkan kuota sebanyak 34.122. Sedangkan di peringkat ketiga ada Jawa Barat yang mendapat jatah haji reguler sebanyak 29.643 jemaah.

Berikut lima provinsi yang paling banyak mendapatkan kuota haji reguler 2026: Jawa Timur – 42.409 jemaah haji Jawa Tengah – 34.122 jemaah haji Jawa Barat – 29.643 jemaah haji Sulawesi Selatan – 9.670 jemaah haji Banten – 9.124 jemaah haji. 5 Provinsi yang Tersedikit Dapat Kuota Haji Selain terbanyak, terdapat lima provinsi yang paling sedikit mendapatkan kuota haji reguler 2026. Bahkan empat dari lima provinsi tersebut mendapatkan jatah tidak lebih dari 500 jemaah. Sulawesi Utara menjadi provinsi yang paling sedikit mendapatkan kuota haji reguler 2026 dengan 402 jemaah. Sedangkan di atasnya ada Papua Barat dengan 447 jemaah, serta Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mendapatkan 516 kuota haji reguler. Berikut lima provinsi yang paling sedikit mendapatkan kuota haji reguler 2026: Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Sulawesi Utara – 402 jemaah haji Papua Barat – 447 jemaah haji Kalimantan Utara – 489 jemaah haji Nusa Tenggara Timur – 516 jemaah haji Maluku – 587 jemaah haji. Baca juga: Masa Tunggu Haji Tiap Provinsi Kini Disamakan, Semua 26 Tahun Dihitung Secara Proprosional

Dalam rapat tersebut, Dahnil juga menjelaskan bahwa masa tunggu jemaah haji reguler di seluruh provinsi kini disamaratakan menjadi 26 tahun. Baca juga: BPIH Rp 88,4 Juta, Anggota DPR Harap Biaya Haji 2026 Turun Lebih Besar Penyamarataan masa tunggu tersebut membuat nilai manfaat yang diterima setiap jemaah haji akan sama, karena lamanya waktu tunggu juga setara. “Perhitungan kuota tahun 2025 pada setiap provinsi tidak memiliki landasan hukum. Sedangkan rencana kuota tahun 2026 telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam UU Nomor 14 Tahun 2025. Waktu tunggu jemaah haji dengan kuota tahun 2025 sangat bervariatif hingga 47 tahun, sementara rencana kuota tahun 2026 pada seluruh provinsi memiliki masa tunggu yang sama,” kata Dahnil. Lihat Foto Berikut daftar lengkap kuota haji reguler untuk 34 provinsi di Indonesia: Jawa Timur – 42.409 jemaah haji Jawa Tengah – 34.122 jemaah haji Jawa Barat – 29.643 jemaah haji Sulawesi Selatan – 9.670 jemaah haji Banten – 9.124 jemaah haji DKI Jakarta – 7.819 jemaah haji Sumatera Utara – 5.913 jemaah haji Lampung – 5.827 jemaah haji Nusa Tenggara Barat – 5.798 jemaah haji Aceh – 5.426 jemaah haji Baca juga: Kemenhaj Dicecar soal Indikasi Bancakan Dana Haji Rp 5 Triliun, Diminta Turunkan Biaya Haji Sumatera Selatan – 5.354 jemaah haji Kalimantan Selatan – 5.187 jemaah haji Riau – 4.682 jemaah haji Sumatera Barat – 3.928 jemaah haji DI Yogyakarta – 3.748 jemaah haji Jambi – 3.576 jemaah haji Kalimantan Timur – 3.189 jemaah haji Sulawesi Tenggara – 2.063 jemaah haji Kalimantan Barat – 1.858 jemaah haji Sulawesi Tengah – 1.753 jemaah haji Bali – 1.698 jemaah haji Kalimantan Tengah – 1.559 jemaah haji Sulawesi Barat – 1.450 jemaah haji Bengkulu – 1.357 jemaah haji Baca juga: Ini 2 Syarikah yang Dipilih untuk Haji 2026, Meski Diakui Pernah Bermasalah Kepulauan Riau – 1.085 jemaah haji Bangka Belitung – 1.077 jemaah haji Papua – 933 jemaah haji Maluku Utara – 785 jemaah haji Gorontalo – 608 jemaah haji Maluku – 587 jemaah haji Kalimantan Utara – 489 jemaah haji Papua Barat – 447 jemaah haji Nusa Tenggara Timur – 516 jemaah haji Sulawesi Utara – 402 jemaah haji.

Pos terkait