Berbulan Sakit, Pasien Kemo asal Tutuyan Terharu Suhendro Menengok di RSUP

Suhendro Boroma memberi penguatan kepada pasien kemo Nurtini Potabuga di RSUP Prof Kandouw, Selasa (8/9)
Harimanado.com.MANADO-Kaget bercampur tidak percaya memancar dari wajah Nurtini Potabuga.
Wanita berjilbab ini tidak menduga didatangi sosok yang ditokohkan di Bolmong, Suhendro Boroma (SB), Selasa (8/9).
HARU: Nurtini Potabuga menceritakan sakit yang diderita kepada Suhendro Boroma,Selasa (8/9) di RSUP Kandouw

Nurtini adalah pasien di rumah sakit RSUP Prof Kandouw.

Seketika bola mata warga Desa Tutuyan itu berkaca-kaca.  Antara senang dan segan bercampur aduk dibenaknya.
“Terima kasih Papa Adji (sapaan akrab Suhendro). Ya Allah Saya tidak sangka mau datang di rumah sakit,”ucap Nurtini sambil menjabat tangan Suhendro Boroma.
Suhendro baru mengetahui Nurtini sakit di RSUP Prof Kandouw.
Calon bupati Boltim ini bergegas ketika mendengar ada warga Tutuyan yang sakit.
Nurtini menderita sakit yang diwajibkan cuci darah.
Nurtini menceritakan sakit yang diderita selama berbulan bulan.
Suhendro juga termenung, manakala mendengar perjuangan wanita paruh baya melawan sakit yang harus dikemo tiap minggu.
“Untuk hemat biaya saya minta kontrak kos kosan di dekat rumah sakit,”katanya.
Sebelum Suhendro pamit, jelang sore hari, Nurtini mendoakan supaya SB sehat dan didukung warga Boltim. Supaya Boltim Baru bisa terwujud.
“Saya sangat senang. Kami tahu Papa Adji sudah tokoh besar. Juga orang sibuk. Apalagi ada niat mencalonkan bupati Boltim. Saya dan keluarga akan mendoakan dan mendukung  sama om Edo,”tuturnya.
SB memberi penguatan kepada Nurtini. Calon bupati Boltim ini mendokan dan mengucapkan dukungan doa dari Nurtini.
“Niat saya untuk mengubah Boltim jadi daerah yang warganya sejahtera. Mohon dukungan doanya,”kata Suhendro.(jux)

Pos terkait