DPRD Manado telah merampungkan semua agenda kegiatan masa sidang 2021. Meski suasana masih terbatas lantaran Manado lagi status pandemic, tapi kegiatan DPRD tetap berjalan.
Laporan ini dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Manado dalam rangka Masa Sidang Tahun 2021 sekaligus pembukaan Masa Sidang Pertama tahun 2022.

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone dan Adrey Laikun yang digelar di ruang paripurna kantor DPRD Manado, Selasa (4/1).
Nortje Van Bone mengatakan rapat paripurna masa sidang pertama 2022 bisa dilanjutkan karena sudah capai kuorum. Dari 40 anggota DPRD Manado yang hadir melebihi 50 persen plus satu.

Dari daftar hadir yang masuk, setelah dihitung ada sekitar 23 anggota DPRD Manado yang hadir di rapat paripurna dalam rangka Penutupan Masa Sidang Tahun 2021 dan Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun 2022 ini.

“Setelah dijumlahkan sudah kuorum. Dari 40 anggota DRPD Manado, yang telah menandatangani daftar hadir sebanyak 23 anggota DPRD, sehingga sidang paripurna dinyatakan bisa lanjut dan sah semua keputusan,” ujar politisi senior Partai Demokrat ini.
Srikandi asal dapil Sario Malalayang menguraikan capaian rapor kegiatan anggota DPRD Manado di tahun 2021. Sepanjang tahun 2021 DPRD Manado telah menerima unjuk rasa sebanyak 10 kali. Kemudian melangsungkan reses dua kali dan melakukan kunjungan kerja di dalam daerah dan luar daerah serta menghasilkan produk DPRD keputusan pimpinan DPRD sebanyak 18 buah dan dua peraturan daerah.
Rapat paripurna berjalan mulus. Tidak ada perdebatan panjang. Semua anggota DPRD yang hadir setuju dengan rapat paripurna.
Rapat paripuran dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris DPRD Manado Adi Zainal Abidin serta sejumlah pejabat dan staf Sekretariat DPRD Manado.(*/lapsus)















