TELAN KORBAN: Api besar melahap bangunan rumah dan gedung SDN di kompleks Kampus Fakultas Pertanian Unsrat, Senin (13/7) dini hari. (foto:fb)
Harimanado.com– Puluhan warga Kleak kompleks Sekolah Dasar Negeri (SDN) 36 Manado, Kampus Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berteriak sangat histeris, Senin (13/7) pukul 01.00 Wita.
Dini hari yang dingin dan sepi berubah menjadi heboh.
MENINGGAL BERSAMA: Alm David Toreh dan istri Treis Rantung kepsek SDN 36 Manado semasa hidup. (foto:fb)
Mereka panik bercampur cemas. Melihat kobaran api yang menjilat rumah dinas SDN 36 Manado di Kelurahan Kleak Lingkungan II, samping Faperta jurusan Sosial Ekonomi Unsrat.
Warga makin histeris, lantaran mengetahui di dalam rumah dinas SDN 36 suami istri David Toreh dan Treis Rantung masih terjebak di dalam puing kobaran api.
Nyawa mereka tidak tertolong. Upaya warga memadamkan api dan dinas Damkar Manado gagal menyelematkan kepsek dan suaminya.
Treis sendiri sudah lama menetap di rudis, maklum almarhumah adalah Kepsek di SD N 17 Manado.
“Melihat api yang sudah besar warga mulai melakukan pertolongan. Namun sangat disayangkan kedua pasutri tersebut tak bisa dikeluarkan,” tutur Deborah Pasla kepada koran ini.
Untuk sementara, penyebab kebakaran akibat aliran listrik. Informasi dihimpun diduga penyebab kebakaran akibat kabel listrik dari pemanas nasi yang dipasang terus.
Almarhum David Toreh dikenal luas. Alm di masa muda dikenal senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan GAMKI Manado.
“Sebagai teman organisasi waktu GMKI dan GAMKI almarhum David orang baik dan kami tak menyangka kematiannya seperti ini. Selamat jalan senior, “kata senior GMKI dr Ricky Sondakh, Mkes.(tra)