Sangihe 1 Positif Covid-19

Sangihe 1 Positif Covid- 19
Joppy Thungari

Harimanado.com, SANGIHE—Telah diumumkan secara resmi Kabupaten Sangihe memiliki satu kasus positif covid-19.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Sangihe dr Jopy Thungari MKes menyatakan, telah diterima hasil pemeriksaan swab terhadap tiga pasien.

Bacaan Lainnya

Sampel pertama, laki-laki 50 tahun asal Kecamatan Manganitu hasilnya negatif.

Kedua, laki-laki 30 tahun asal Kecamatan Tahuna Timur hasilnya negatif.

Dan yang ketiga, laki-laki usia 23 tahun asal Kecamatan Tahuna Timur hasilnya positif.

“Dari hasil swab tes yang kami peroleh, satu orang yang berstatus ODP, laki-laki usia 23 tahun, dinyatakan positif covid-19. Saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan dalam penanganan dan perawatan di RSUD Liun Kendage Tahuna,” ungkapnya.

Menurutnya, esok, rencananya akan dilakukan pengambilan sampel swab untuk pemeriksaan selanjutnya. Dan diketahui, swab pertama dan kedua pasien ini dikirim secara bersamaan. Dimana tes pertama diambil tapi tidak sempat terkirim karena tidak ada kapal.

“Jadi sementara menunggu kapal kita ambil lagi swab tenggorokan kedua dan dikirim secara bersamaan. Jadi tiga orang ini masing-masing dua tes. Dan untuk pasien 01 ini, hasil swab pertama negatif dan hasil kedua positif,” tutur Thungari.

Lanjutnya, untuk riwayat perjalanan, yakni dari Jakarta. Dan pasien ini saat tiba di Sangihe, mengeluh badan lemah, batuk dan pilek.

“Sehingga kami tetapkan dia sebagai ODP dan langsung dirawat di RSU Liung Paduli, lalu setelah itu sembuh dan dilakukan rapid test. Ternyata reaktif dan pada hasil swab kedua dinyatakan positif,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah melakukan penelusuran kontak dengan pasien 01 covid-19 Sangihe.

“Kita dapat saat ini 12 kontak dan dari 12 kontak ini nanti akan dilakukan rapid test terhadap mereka,” pungkas Thungari.

Terpisah, Bupati Jabes Gaghana mengimbau masyarakat agar jangan panik dan tetap ikuti anjuran pemerintah.
“Jadi tolong masyarakat tetap lakukan social distancing. Tetap di rumah saja, kalau tidak ada kepentingan jangan keluar rumah,” kuncinya. (rps)

Pos terkait