Sulut Mulai Dominan Individual Case, Cluster Baru Melejit

Ilustrasi

Harimanado.com – Terus meluas cakupan pemeriksaan oleh tim surveilans Gugus Tugas Covid-19 provinsi maupun kabupaten/kota di Sulut, membuat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan. Bahkan, sejumlah kasus disinyalir akibat masifnya perjangkitan (transmisi) lokal.

Sesuai hasil penyelidikan, pasien-pasien tersebut tidak melakukan perjalanan ke luar daerah, atau kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Data terbaru, Pasien 181 asal Manado (laki-laki 13 tahun), Pasien 183 asal Manado (laki-laki 48 tahun), Pasien 192 asal Manado (laki-laki 35 tahun), Pasien 193 asal Minahasa Tenggara (laki-laki 44 tahun), Pasien 194 asal Manado (perempuan 52 tahun).

Kelima pasien tersebut diketahui tidak mempunyai riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal.

Pasien 182 asal Manado (perempuan 36 tahun) kontak erat risiko tinggi (KERT) pasien 74. Namun pengembangan tracing oleh tim ternyata pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal. Pasien 184 asal Manado (perempuan 39 tahun), KERT Pasien 71.

Pasien 185 asal Manado (perempuan 40 tahun), Pasien 187 asal Manado (perempuan 31 tahun), Pasien 188 asal Minahasa (laki-laki 38 tahun), dan Pasien 197 asal Manado (perempuan 24 tahun). Keempatnya adalah KERT dari kasus 74 (karyawan Faskes B di Manado).

Pasien 186 asal Manado (laki-laki 72 tahun) merupakan PDP di salah satu RS di Sulut.

Pasien 189 asal Minahasa Tenggara (laki-laki 38 tahun) bekerja di wilayah Minsel tapi tidak mempunyai riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal.

Pasien 190 asal Manado (laki-laki 35 tahun). Yang bersangkutan sebelumnya adalah PDP di salah satu RS. Pasien 191 asal Manado (perempuan 72 tahun) sebelumnya PDP.

Pasien 195 asal Minahasa (laki-laki 9 tahun) KERT Pasien 48.

Pasien 196 tinggal di Minahasa asal Sulawesi Tengah (laki-laki 26 tahun), adalah KERT Pasien 151 yang sudah meninggal.

Terakhir, Pasien 198 asal Manado (perempuan 42 tahun). Pasien ini telah meninggal pada 14 Mei lalu.

Hingga Jumat (22/5), tercatat 198 kasus dengan rincian, 152 kasus aktif, 32 sembuh, dan 14 meninggal.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel MPH menerangkan, metode pelacakan yang diperluas melalui rapid test membuat semakin banyak warga yang terkonfirmasi positif terjaring oleh tim surveilans.

Di sisi lain, pemetaan ODP dan PDP juga menyumbang data positif Covid-19 meningkat signifikan.

“Walau begitu, status transmisi lokal di Manado, Tomohon, dan Kotamobagu memang sangat diwaspadai akan muncul individual case baru.

Tak perlu seseorang itu mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah atau kontak erat risiko tinggi dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya,” pungkas Dandel. (rry)

Pos terkait