Harimanado.com – Komandan Kodim 1302/Minahasa Letnan Kolonel Inf Slamet Raharjo meminta anggotanya serta masyarakat agar mengikuti imbauan pemerintah, terutama saat rangkaian perayaan Idul Fitri. Dikatakan Dandim, budaya halal bihalal/open house hendaknya ditiadakan untuk saat ini.
“Karena sagat berpotensi penyebaran Covid-19 dan memunculkan cluster baru,” kata Dandim saat memberikan arahan kepada anggotanya, Jumat (22/5) di Markas Kodim.
Dicontohkannya, apabila melaksanakan halal bihalal/open house di rumah masing-masing, setiap orang, saudara, rekan yang berkunjung ke rumah, itu tidak bisa dipastikan mereka dalam kondisi terpapar atau tidak.
“Seandainya salah satu tamu positif Covid-19 yang belum diketahui karena belum melaksanakan pemeriksaan atau baru saja tertular di tempat lain, dan berkunjung di rumah kita, akhirnya kita dan keluarga berpotensi akan ada yang tertular,” tuturnya.
Lebih jauh dikatakannya, ada beberapa media yang bisa menyebabkan terpapar virus. Misalnya tempat duduk, makanan, bersinggungan dengan tanpa sengaja dan lain-lain yang biasa dilakukan saat halal bihalal.
“Itu sudah menjadi kerugian dan resiko bagi kita selaku tuan rumah. Setiap orang yang berkunjung ke rumah kita, berpotensi tertular,” ucap Dandim.
Hal ini, kata Dandim, akan sangat mudah menularkan. Karena halal bihalal sangat identik dengan makan bersama dan bercengkerama.
“Makanan inilah yang akan langsung masuk ke mulut kita dan hidung kita maupun mata kita. Karena disaat makan sesuatu, kita pasti akan membuka masker yang kita pakai,” terangnya.
Dirinya pun mengingatkan agar jangan sampai menjadi penyebab timbulnya cluster baru di lingkungan sendiri.
“Mari sadar akan bahaya ini, sayangi diri dan keluarga, saling mengingatkan sesama saudara, taati imbauan pemerintah, jaga pola hidup sehat dan disiplin,” pungkasnya. (An1)















