UICI, Kampus Digital Indonesia yang Didirikan KAHMI Gelar Wisuda Perdana

Harimanado.com,JAKARTA- Tekad kuat dan kerja kolaborasi sukses melahirkan kampus digital pertama Indonesia Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Acara bersejarah ini menandai lahirnya generasi pertama lulusan UICI.

Wisuda perdananya ini, UICI meluluskan 20 mahasiswa, terdiri dari sembilan mahasiswa Program Studi Informatika, enam mahasiswa Prodi Komunikasi Digital, dan lima mahasiswa Prodi Bisnis Digital.

Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin menegaskan komitmen universitas memudahkan akses pendidikan tinggi berbasis digital. Daya jangkau tembus batas geografis, ekonomi, maupun sosial. Oleh karenanya, “Reaching the Unreachable: Menuju Indonesia Emas 2045” menjadi tema pada dies natalis dan wisuda UICI.

“Kita percaya bahwa setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Melalui teknologi digital, UICI memungkinkan siapa saja, di mana saja, untuk memperoleh akses pendidikan yang terbaik,” ungkapnya pada sambutan.

Dengan konsep Rural Bias Education, UICI mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi ke kota-kota besar.

Lebih lanjut, Prof. Laode menyampaikan pentingnya sikap pembelajar sepanjang hayat dalam menghadapi dinamika zaman. Menurutnya, perubahan terjadi begitu cepat, dan hanya mereka yang terus belajar yang akan bertahan. “Jangan pernah berhenti mengeksplorasi, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Dalam acara tersebut, UICI memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi. Hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, anggota DPR RI Herman Khaeron, peneliti BRIN Prof. Siti Zuhro, dan Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, M.Si.

Saat ini, UICI memiliki 2.005 mahasiswa aktif yang tersebar di 8 negara, 34 provinsi, dan lebih dari 420 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, serta berasal dari berbagai latar belakang etnis, agama, budaya, dan gender.

Pada usia yang keempat ini, UICI telah memiliki tujuh program studi bertema digitalisasi. Sebanyak enam dari tujuh program studi tersebut telah mendapatkan Akreditasi Baik.

Enam program studi tersebut adalah Informatika, Sains Data, Bisnis Digital, Komunikasi Digital, Teknik Industri, dan Teknologi Industri Pertanian. (uici/ham)

Pos terkait