Harimanado.Manado- Bersepeda sambil berdakwah adalah baru pertama kali di Sulut.
Kegiatan yang dilakukan usai sholat Subuh ini sangat menarik dan layak disuport.
Olahraga dakwah ini ide dari salah seorang tokoh umat Islam di Sulut Ustad KH Yaser bin Salim Bachmid.
Ketua Komisi Fatwa MUI Manado ini, menggagas sebuah komunitas dakwah sambil bersepeda. Komunitas itu dinamakan Ar-Rahmah Suling (ARS) Cycling.
Di luar dugaan, komunitas bersepeda yang baru sebulan dibentuk dengan sekretariat di Masjid Ar-Rahmah Kelurahan Banjer Manado ini, langsung menari banyak peserta.
“Alhamdulillah, awalnya hanya belasan peminat tapi kini sudah lebih bahkan bisa ratusan jamaah bergabung,” ujar Ustad Yaser ditemui di sela gowes sepeda ARS menuju menuju Bengkol dan Tatelu, Ahad (28/6) lalu.
Sebagaimana dipantau, komunitas ARS melaksanakan kegiatannya setiap Sabtu dan Ahad pagi.
“Usai sholat Subuh kami bergerak ke lokasi yang sudah disepakati. Alhamdulillah kebanyakan di seputaran Manado dan Minut,” kata Sakti Sutanzah, salah satu penggerak ARS.
Usai bersepeda, kelompok yang diikuti pesepeda dengan beragam jenis sepeda, mulai dari MTB, roadbike, fixi dan sepeda lipat ini, mendengarkan tauziah dari Ustad Yaser, di akhir giat mereka.
“Sungguh ini menguatkan fisik dan juga rohani kami,” kata sejumlah peserta. Karenanya kepada ummat Islam di Manado dan sekitarnya diajak bergabung setiap Sabtu dan Ahad pagi. “Start kami dari masjid ArRahmah Banjer,” kata Qadri, salah satu pentolan ARS.(hm)















