BOLSEL- Rapat paripurna DPRD Bolmong Selatan (Bolsel) tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2021 berjalan baik.
LKPJ APBD 2021 yang disampaikan Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid disimak para legislator di ujung selatan Sulut di Gedung DPRD, Kawasan Perkantoran Panango, Selasa (29/03/2022).
Wabup Deddy atas nama Pemkab Bolsel, yang mewakili Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menyampaikan isi dan penjelasan LKPJ yang memuat dasar hukum, visi dan misi kepala daerah.
Wabup menjabarkan LKPJ berisi data umum daerah, perubahan penjabaran APBD, hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
“Serta kebijakan strategis yang ditetapkan, tindak lanjut rekomendasi DPRD TA. 2020 dan Capaian kinerja pelaksanaan tugas pembantuan dan penugasan,”kata Wabup dengan tenang.
Beberapa unsur pendapatan di APBD dijelaskan Wabup, bahwa pendapatan daerah masih mengandalkan asupan APBN dalam bentuk dari dana perimbangan 94,90%, pendapatan daerah yang sah sebesar 2,69%, sedangkan PAD hanya berkontribusi 2,40%.
“Secara umum, dari gambaran pendapatan daerah tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa pembiayaan daerah kita masih sangat bergantung pada pemerintah pusat,”tutupnya.
Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Hartina Badu. Dari eksekutif hadir Sekda Marzanzius A. Ohy SSTP, MAP, para Asisten Sekda, Kepala OPD, para Camat dan jajaran ASN Pemkab Bolsel.(*)














