Harimanado.com,MANADO— Musibah kebakaran telah menghanguskan sejumlah tempat tinggal dan rumah makan di Kelurahan Lawangirung atau Kampung Kodo, Kecamatan Wenang pada Selasa malam (19/03/2024).
Bencana terjadi saat pemilik rumah tengah sholat Isya dan tarawih sekira pukul 20.00 Wita.
Upaya pemadam kebakaran dan warga sekitar memadamkan api yang berkobar kobar, cukup membantu. Sekira satu jam kemudian api akhirnya bisa dipadamkan sehingga tidak menjalar lebih luas.
Kabar duka ini cepat direspon Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw meminta data korban dan kerugian.
Keesokan harinya, Kandouw datang ke lokasi. Didampingi Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang. Dengan raut wajah simpati Wagub menyerahkan bantuan kepada korban pemilik rumah yang dijilat api.
Kandouw menyerahkan secara simbolis. Disaksikan ratusan warga yang ingin mengetahui suasana di lapangan.
“”Simpati dan empati kita pemerintah provinsi dan pemerintah kota, terhadap keluarga di beberapa rumah di sini yang dilanda kebakaran. Tetap semua rencana Allah baik adanya,” tuturnya.
Yang penting, lanjut Wagub Kandouw, masyarakat terutama warga yang menjadi korban tetap percaya diri dan tidak putus asa. Sebab, pemerintah selalu ada mendampingi dan memberikan bantuan. “Total Pemprov memberikan bantuan sebesar 20 juta rupiah tiap rumah. Yang hanya terdampak dapat bantuan sebesar 5 juta rupiah. Nilainya tidak seberapa, tapi jadikan itu sebagai suatu kesetiakawqnan kawanan sosial serta panggilan iman orang bertaqwa, untuk selalu membantu sesama yang dilanda bencana,” bebernya.
Wagub juga berharap, mudah – mudahan saudara – saudara yang lain juga ikut merasa terpanggil, untuk memberikan bantuan kepada mereka yang tertimpa bencana ini. “Bantuan ini baru sementara. Kalau ada lagi bantuan dari kita, maka akan kita langsung salurkan,” tukasnya, seraya mengimbau untuk terus menjaga dan memperhatikan hal – hal yang bisa jadi pemicuh kebakaran
Adapun, selain uang tunai, bantuan yang diberikan juga berupa makanan, kasu, pakaian, pakaian dalam, family kid, serta lainnya
Keterangan dari beberapa warga, sumber api berasal rumah di belakang Rumah Makan Nasi Kuning Selamat Pagi. Api sempat menjilat bagian atas Hotel MBH. (lip)














