MANADO—Gubernur Sulut Olly Dondokambey menggelar silaturahmi dengan 500 an tokoh agama di Kota Manado, Sabtu pagi di kediamannya Desa Kolongan.
Para tokoh agama terdiri dari imam masjid, ketua badan ta/mirul masjid (BTM), pengurus BTM dan pegawai syara semua masjid di Kota Manado
Olly juga mengundang wagub Sulut non aktif Steven Kandouw untuk hadir silaturahmi sekaligus sosialisasi program pasangan Gubernur Steven Kandouw-Deny Tuejeh (SKDT).
“Toleransi umat beragama di Sulut harus tetap awet, sebagaimana semboyan nasional Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika (Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu).Kami dan pak gubernur memberikan perhatian khusus kepada umat Islam di Provinsi Sulawesi Utara,” ucap Steven Kandouw, Sabtu (12/10/2024).
Pernyataan itu disampaikan SK didampingi Gubernur OD, ketua MUI Sulut KH Abd Wahab Abd Gafur, mantan wagub Djouhary Kansil, mantan ketua Baznas Sulut Hi Abid Takalamingan di pertemuan dengan pengurus Badan Ta’mirul Masjid (BTM), imam, dan pengurus masjid se Kota Manado.
Pasangan nomor urut tiga di Pilgub Sulut 2024 ini mengatakan, keharmonisan umat beragama adalah kunci keberhasilan daerah menuju peradaban global, baik teknologi dan digitalisasi.
Kandouw menegaskan hakekat umat manusia agar hidup berdampi ngan harus memberikan rasa aman, yang dimulai dari diri sendiri, kemudian disalurkan ke orang-orang terdekat.” Mari kita hidup berdampingan rukun aman dan damai,perbedaan itu bukan sekat,tetapi itulah satu berkat yang luar biasa dari Tuhan,” tutup SK.
OD kemudian menjelaskan soal perda haji yang sudah disetujui DPRD Sulut dan program bantuan Rp25 juta setiap masjid Rp25 juta.
Acara silaturahmi ketua BTM, pengurus BTM, imam dan ibu ibu wanita KWI Manado berakhir dengan doa untuk dua pimpinan di Sulut. Doa dibacakan salah satu pimpinan FKUB Manado Kiai Masyar Kinontoan(lip)














