Harimanado.com, MANADO–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Daerah Sulut, menyeriusi terkait masalah eceng gondok di danau Tondano. Dimana Jumat (7/2) pekan lalu
, Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung, bersama jajaran turun langsung dalam menjalankan komitmen dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK).
“Kebersihan Danau Tondano ini merupakan salah satu prioritas pimpinan. Kita jajaran SKPD memang harus menjalankan komitmen tersebut dengan kerja nyata. Karena itu saya dan jajaran turun langsung untuk membersihkan eceng gondok. Kita tahu bersama, ini adalah masalah serius. Jadi semua jajaran, memang dimintakan untuk memberikan perhatian lebih atas pengentasan eceng gondok di Danau Tondano,” tuturnya.
Ngantung juga mengatakan, kebersihan Danau Tondano merupakan hal penting. Pasalnya, Danau Tondano merupakan sumber kehidupan dari masyarakat Sulut. “Danau Tondano ini memiliki banyak kegunaan. Mulai dari sumber air baku, listrik, pariwisata, serta pendingin gunung berapi dan lokasi utama masyarakat sekitar menggantungkan hidupnya. Karena itu, jika eceng gondok ini tetap kita biarkan, maka akan sangat merusak,” katanya.
Ngantung mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari program Operasi Daerah Selamatkan Danau Tondano Kita (ODSK) yang bersinergi langsung dengan pemerintah setempat. “Kalau hanya satu pihak, tidak akan pernah habis eceng gondok di sini. Karena itu, kita melakukan sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam menangani eceng gondok ini. Tapi saya lihat tadi, bukan hanya pemerintah yang membersihkan. Melainkan semua elemen masyarakat ikut turun,” kuncinya.(tra)















