Lina Rawung Istri Tersangka Kasus Korupsi e-KTP Dicegal ke Luar Negeri

Harimanado.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melayangkan surat permohonan pencekalan ke luar negeri terhadap dua tersangka kasus korupsi e-KTP, juga untuk keluarga Paulus Thanos yang merupakan tersangka baru dalam perkara tersebut.

“KPK telah mengirimkan surat pelarangan ke luar negeri pada (Ditjen) Imigrasi terhadap empat orang dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP Elektronik,” tutur Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya, Rabu (21/8/2019).

Bacaan Lainnya

Febri menyebut, dua dari empat orang yang diajukan pencegahan ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi adalah tersangka baru korupsi e-KTP atas nama Isnu Edhi Wijaya dan Husni Fahmi, terhitung sejak 7 Agustus 2019.

Sementara dua lagi merupakan keluarga tersangka Paulus Thanos yakni sang istri, Lina Rawung dan si anak yaitu Catherine Tannos. Keduanya dicegah plesiran terhitung per 19 Agustus 2019.

“Mereka dicegah ke luar negeri selama 6 bulan pertama,” kata Febri.

Thanos sendiri merupakan satu dari empat tersangka baru dalam kasus korupsi e-KTP. Mereka adalah mantan anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Hanura, Miryam S Haryani; Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) sekaligus ketua Konsorsium PNRI, Isnu Edhi Wijaya; Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan KTP, Husni Fahmi, dan Dirut PT Shandipala Arthaputra, Paulus Tanos.

Liputan6.com

Pos terkait