Lantaran Dendam, Warga Waleure Dipotong Pakai Parang

Harimanado.com – Aparat Kepolisian dari Tim Resmob Polres Minahasa dan Polsek Kakas berhasil mengamankan lelaki JM alias Jefrri (58) warga Kelurahan Wangurer, Bitung. Jeffri diamankan di Desa Kayuwatu, Kakas hanya berselang 2 jam setelah melakukan tindak pidana penganiayaan.

Dengan menggunakan parang, secara membabi buta Jefrri (58) menganiaya lelaki Serfi Senduk (48) warga Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur.

Bacaan Lainnya

Hal itu dilakukan pelaku di Desa Kayuwatu, Kecamatan Kakas, Selasa (27/8) pagi sekitar pukul 07.30 Wita. Motifnya diduga lantaran dendam dengan korban yang telah membunuh anaknya tahun 2005 lalu.

Informasi diperoleh bahwa kejadian itu pertama diketahui lelaki Jeli Tulenan. Ketika itu dirinya hendak pergi ke kebun dan saat tiba dilihatnya pelaku telah beraksi.

Caranya, pelaku menyerang dan memotong korban secara membabi buta. Saksi pun langsung melerai pelaku dan mengambil parangnya.

Usai itu saksi langsung melaporkan hal itu kepada warga dan membawa korban ke rumah sakit.

Sementara, akibat kejadian itu korban mengalami luka robek pada telinga sebelah kanan, tangan kiri, mata kiri dan tangan kanan.

Mendapat laporan adanya kejadian itu, polisi langsung bergerak melakukan olah TKP dan mencari keberadaan korban.

Hasilnya, tak lama setelah kejadian tim Resmob Polres Minahasa dibawa pimpinan Aiptu Ronny Wentuk dan Polsek Kakas berhasil mengamankan pelaku. Dimana pelaku diamankan di rumah saudaranya di Desa Kayuwatu.

Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang melalui Kasubbag Humas Iptu Fredy Pelengkahu tak menapik akan adanya kejadian itu.

“Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Minahasa untuk menjalani proses hukum atas tindakannya itu. Selain itu sebilah parang yang digunakan pelaku telah diamankan polisi sebagai barang bukti,” terangnya. (un1)

Pos terkait