Nuansa Baru Muswil PKB Tancapkan Wibawa Partai

Catatan: Tauhid Arief
Jurnalis Senior/Pengamat Ekopol

 

Bacaan Lainnya

ADA dua warna baru di Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangssa (PKB) Sulut yang berlangsung Sabtu 13 Desember di Swissbell Hotel Manado.

Pertama, untuk pertama kalinya pelaksanaan muswil partai nasionalis ini meng-acara-kannya di hotel berbintang lima. Kedua, juga, untuk pertama kalinya Muswil PKB dihadiri langsung gubernur Sulut.

Warna baru ini tentu menambah energi baru untuk kerja kerja politik ke depan, khususnya dalam persiapan pelaksanaan Pileg dan Pilkada 2029.

Acara Muswil PKB memang terkesan agak lain. Bila partai partai pada umumnya men-agenda-kan pemilihan ketua melalui formatur, PKB sendiri justru hanya melakukan penjaringan 5 figur calon ketua untuk diserahkan ke DPP memilih dan menentukan melalui mekanisme uji kompetensi.
Tapi, di Sulut, dipastikan Yusra Alhabsy yang juga Bupati Bolmong, masih akan dipercaya dan dipertahankan menahkodai partai ini karena prestasi siginifikan yang dicapai.

Muswil PKB lebih berkutat pada konsolidasi, penguatan struktur, evaluasi dan proyeksi capaian melalui langka-langka strategis lima tahun ke ke depan.

Bila saja penempatan orang orang yang tepat dalam struktur kepengurusan sampai ke tingkat bawah, bukan tidak mungkin PKB di perhelatan Pileg nanti bisa melompat jauh.

Ini bukan cerita. Menengok hasil kerja PKB pada Pileg dan Pilkada 2024 lalu, kerja kerja poltik sudah terlihat begitu kentara. khususnya, di Kotamobagu, bolsel Sangihe. Ketiga daerah ini memberi kontribusi 55 persen lebih untuk kursi legislatif.

Di Pileg 2019, PKB hanya meraih 14 kursi. Di tahun 2024 meningkat menjadi 24 kursi.

Selain, terjadi pembengkakan figur-figur PKB menduduki legislatif, satu kadernya, juga berhasil duduk di kursi kepala daerah. Yakni, kursi Bupati Bolmong.

Dalam artian, tidak ada kursi yang hilang. Hanya memang, di beberapa daerah, semisal Sitaro, Minsel, Mitra, Tomohon dan Manado, selama dua periode ini belum berkontribusi untuk.kursi legislatif.

Tidak adanya keterwakilan PKB di dewan kabupaten-kota ini, perlu selektivitas dalam mencari figur figur baru untuk menahkodai PKB di wilayah tersebut.

Di Manado sendiri, PKB telah mempercayakan Gerry Tjan duduk sebagai pelaksana Ketua PKB Manado menggantikan Grace Tielman yang dianggap belum memberi kontribusi selama kepemimpinannya di Manado.

Menurut Kader PKB Agoes Ointoe dan Zulkfli Sajab, saat ngopi di Jarod, Gerry, tokoh muda berusia 33 tahun ini, tidak hanya sekadar ditunjuk, tapi kemauan besarnya dalam membangun eksistensi PKB di Manado, menjadi bagian sinergitas kekuatan baru PKB di Manado.

Gerry, yang juga dikenal sebagai pengusaha di bidang transportasi laut dan usaha perikanan, dianggap tidak hanya mampu secara finansial menopang kerja kerja politik untuk PKB, tapi ia juga dikenal cukup intens dalam kerja-kerja politik di ‘Nusa Utara’.

Karena itu nuansa dan warna baru di Muswil kali ini, bisa jadi cermin akan sukses dalam target capaian angka-angka di kursi legislatif.

Khusus, Bolmong Raya, dipastikan perolehan kursinya naik tajam. Walikota Kotamobagu yang juga adalah kader PKB menjadi trigger akan hal itu. Sama halnya dengan Bolmong sebagai bupati terpilih kader PKB. Dipastikan kursi di legislatif nanti akan ‘dibungkus’ oleh PKB, sebagaimana ‘hukum alam dalam perpolitikan’ di Indonesia.

Pelaksanaan Muswil di Hotel berbintang yang untuk pertama kali dihadiri seorang gubernur tidak hanya bersifat seremonial, tapi lebih dari itu, muswil kali ini menancapkan kewibawaan partai untuk pesta politik 2029. Selamat! (*)

Pos terkait