Pemberitaan Penolakan Pasien di Puskesmas Manganitu, dr Felesia : Tidak Benar, Itu Hanya Miskomunikasi

Harimanado.com, SANGIHE– Mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali mendapat sorotan, kali ini mutu pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan manganitu yang mendapat sorotan dan keluhan.

Keluhan itu menjadi heboh karna diposting di Media Sosial (Medsos) oleh akun Lasarus Makahaube dan mendapat berbagai tanggapan dari netizen.

Bacaan Lainnya

Dalam postingan tersebut, diduga Puskemas Manganitu menolak pasien berinisial RS alias Renius warga Manganitu yang datang berobat pada hari Sabtu (25/1) karna alasan libur dan diminta kembali pada hari Senin (27/) namun pasien telah meninggal dunia sebelum hari Senin.

Menyikapi berita penolakan pasien tersebut, penanggung jawab Puskesmas Manganitu dr Felisia Angela Pangemanan angkat bicara.

Pangemanan menjelaskan kronolgi kejadian menghebohkan ini namun tidak seperti postingan di Medsos.

“Sebenarnya ini hanya miskomunikasi antara kami petugas dan pasien, jadi tidak benar kalau kami menolak pasien datang berobat di Puskesmas Manganitu,”jelas dokter cantik ini.

Pangemanan menceritakan, pada hari Sabtu pekan lalu bapak RS datang diantar anggota keluarganya dan juga ada pasien yang lain bukan cuma bapak RS untuk berobat tapi ke bagian poli (rawat jalan) yang bukan ke Unit Gawat Darurat (UGD), disaat yang bersamaan kami (saya dan perawat) harus melakukan visit atau kunjugan ke pasien- pasien yang sedang di rawat dalam ruangan perawatan, sehingga kami menyampaikan walaupun poli libur tapi akan kami layani setelah kami melayani dan melakukan visit ke ruang perawatan.

“Pada saat bapak RS dibawa anggota keluarganya datang berobat tujuannya ke poli atau rawat jalan bukan ke UGD dan kita ketahui bersama kalau hari Sabtu poli itu libur tapi bukan berarti tidak ada pelayanan.

Kami akan tetap layani tapi setelah kami selesai melakukan visit ke pasien- pasien yang memang sedang diriwat, tapi setelah kami kembali dari melakukan visit bapak RS sudah tidak ada yang ada hanya pasien lain,”tutur Pangemanan.

Yang jelas kata Pangemanan, untuk UGD Puskemas Manganitu setiap saat kami menerima pasien dan tidak ada kata libur apalagi menolak pasien

“Kami sangat yakin kejadian ini hanya miskomunikasi antara kami sebagai petugas dan pasien serta kelurga pasien,” katanya

Namun menurut Pangemanan, pihaknya menjelaskan ini tidak untuk membela diri, kami juga sadar masih banyak kekurangan yang ada pada kami dan belum sepenuhnya bisa menuhi sebagaimana yang di harapkan.

“Kami menyadari masih banyak hal yang harus kami benahi dalam pelayanan maupun cara kami berkomunikasi dengan pasien maupun kelurga pasien, kejadian ini akan kami jadikan pemicu agar kedepan pelayanan kami semakin baik dan tidak ada lagi kejadian atau miskomunikasi.

Kami berharap dukungan dan doa masyarakat agar kami dapat melakukan tugas pokok dan fungsi kami sebagaimana yang di harapakan,” kunci wanita supel ini. (rps)

Pos terkait