Harimanado.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut tengah mempersiapkan simulasi pemungutan dan perhitungan (pungut hitung) suara, Senin 2 November di Kabupaten Minahasa.
Simulasi pungut hitung dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulut ini rencananya akan dihadiri Anggota KPU RI dan Anggota DKPP RI serta Pjs Gubernur, Kapolda Kajati Sulut.
Untuk mematangkan kegiatan tersebut, KPU Sulut menggelar rapat dalam kantor, Jumat (30/10) yang dihadiri juga pihak Bawaslu dan stakeholder.

Menurut Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, sesuai rencana yang disusun, simulasi ini akan dilaksanakan di 15 kabupaten/kota.
“Akan diatur tentu dalam beberapa waktu ke depan sebelum pemungutan. Memang rumit karena agenda padat,” ujar Mewoh.
Dikatakannya, simulasi ini sangat penting dan strategis untuk dilakukan oleh karena pemilihan di masa pandemi covid.
“Tentu ada aturan terkait pemungutan di TPS tidak seperti biasanya dan ditambah harus mengikuti protab pencegahan covid. Kondisi ini yang membuat kita berpikir bahwa simulasi penting dilakukan,” terangnya.

Selain itu juga, simulasi penting karena jadi sarana untuk sosialisasi pelaksanaan di TPS 9 Desember. Untuk itu pihaknya akan siarkan secara luas lewat streming.
“Setidaknya diketahui masyarakat luas sebelum mereka ke TPS. Dan ada beberapa titik akan kita lakukan simulasi. Kami harap dukungan stakeholder,” tuturnya.
Bawaslu juga, kata dia, bisa berikan masukkan terkait potensi persoalan, setelah nanti dilakukan simulasi awal.
“Simulasi kita akan bentuk sedapat mungkin seperti hari pemungutan suara. Hadirkan pemilih, saksi setiap parpol dan pengawas TPS. Supaya situasinya seperti hari H. Dan memang ada agenda seremonialnya juga. (An1)















