Sekolah Legislator Sukses, Halim: PKB Partai Nasionalis

Harimanado.com, MANADO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sukses melaksanakan sekolah legislatif, selama tiga hari, Jumat (7-9/2) bertempat di Hotel Peninsula, Manado. Pasalnya, kegiatan ini untuk memberdayakan dan meningkatkan kualitas wakil rakyat dari PKB.
Ketua DPW PKB Sulawesi Utara Greetty Tielman mengatakan bahwa kegiatan sekolah legislator DPP PK ini dikomandani kepala sekolah Bapak Malik Haramain.

“Puji Tuhan acaranya sukses. Pesertanya 81 orang Anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari 5 provinsi. Dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Papua Barat, Gorontalo, Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Utara (Sulut),” kata Greetty, Minggu (9/2) kepada wartawan.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan titik ke 15. Kegiatan ini penting agar Anggota Dewan PKB di seluruh Indonesia memiliki kesamaan visi dan langkah dalam menterjemahkan dan perjuangan partai untuk mensejahterakan rakyat.
“Terima kasih kepada panitia lokal yang telah bekerja keras. Sehingga acara berjalan dengan baik. Meskipun diakui ada kekurangan,” pungkas Tielman.

Sebelumnya, DPP PKB Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa dirinya memiliki keyakinan kuat akan lebih baik dan lebih maju PKB Sulut ke depan.

“Kalau hasil Pileg 2019 kemarin di Sulteng yang mendominasi kursi anggota dewan PKB. Pada Pemilu 2024 Sulut harus melampaui Sulteng,” kata Halim, yang juga Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini.

Dia menegaskan, sekolah legislatif diwajibkan setiap anggota dewan PKB untuk mengikuti acara seperti ini.

“Penegasan disiplin. Sejak Muktamar Bali kemarin. Bagi yang tidak lulus, maka diwajibkan sekolah kembali di titik lain,” ujarnya.

Halim menjelaskan, Indonesia Timur, khususnya Sulut perlu ketahui bahwa Indonesia bukan darul islam dan bukan juga Negara islam.

“Indonesia ini negara kemakmuran, negara kemaslahatan dan negara peradaban. Berbagai dinamika kebangsaan kekinian. Maka PKB hadir sebagai pemersatu bangsa, PKB sebagai penyelamat bangsa. PKB mengawal perbedaan untuk menciptakan harmoni,” tegas Iskandar seraya mengatakan bahwa PKB adalah partai nasionalis.

Turut hadir tokoh agama, Ormas NU dan undangan lainnya. Sementara Menteri Abdul Halim Iskandar didampingi langsung istri tercinta ibu Lilik Umi Nashiah. (tr09/but)

Pos terkait