MANADO – Berminggu minggu Sulut alami kelangkaan stok minyak goreng (migor) curah di semua outlet penjualan. Migor curah menggunakan harga eceran tertinggi.
Kebanyakan di pasaran migor kemasan dengan harga mahal
Setelah menerima masukan dan laporan di lapangan, Wali Kota Manado Andrei Angouw (AA) dan Wawali Kota Manado dr Richard Sualang (RS) turun ke pasar, Rabu (16/3) pagi.
Agenda sidak migor mengejutkan pedagang pasar. Apalagi duet AARS ditemani Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno. Usai ditanya dan dicek para pedagang rata-rata mengakui stok migor sudah berangsur normal. Namun mereka meminta gelar operasi pasar.
Masukan pedagang dicatat Sekkot Manado Micler Lakat, dan kadis Perindustrian dan Perdagangan.
Pantauan Kapolda bersama Wali Kota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang mengelilingi pasar untuk melihat stok minyak goreng di toko dan kios Pasar Pinasungkulan.
Rombongan WaliKota Dan Wawali kemudian menuju Swalayan terbesar Freshmart meninjau ketersediaan minyak goreng di swalayan tersebut.
AARS akhirnya berkesimpulan stok minyak goreng masih aman.
“Hingga saat ini stok masih aman, dan tidak ada masalah, semua lancar,” jelas Andrei Angouw didampingi Wawali Richard Sualang.
Sidak kali ini didampingi Dirut PD Pasar Roland Roeroe dan jajarannya.(cindy)















