Harimanado.com BOLSEL—Seluruh jajaran pegawai Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Pemkab Bolsel, baik yang ASN maupun pegawai honorer menjalani swab test, Selasa (6/10), kemarin. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai wabah covid-19.
Kepala BKPSDM Bolsel Ahmadi Modeong yang ikut menjalani swab test, kemarin, mengatakan, ia mengajak seluruh jajarannya melakukan swab test karena ASN dan staf honorer yang bekerja di BKPSDM setiap saat bertemu dengan banyak pegawai (orang) melakukan pelayanan, baik itu urusan pangkat maupun urusan administrasi lainnya.
“Setiap saat kita di BKPSDM melayani banyak pegawai yang datang dari berbagai instansi. Kita tidak tahu mereka itu dari mana. Mungkin ada yang baru pulang Tugas Luar (TL) atau darimana. Jadi, itu salah satu alasan kita swab sama-sama hari ini,” kata Ahmadi Modeong, usai jalani swab test, kemarin.
Selain itu, dia mengatakan, ASN adalah pamong yang harus memberikan contoh yang baik di masyarakat, termasuk dalam menaati protokol kesehatan covid-19.”Apalagi ini adalah program pemerintah. Tidak dipungut biaya. Jadi, sebaiknya kita dukung,” kata mantan Kepala Bagian (kabag) Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkab Bolsel ini.
Ditambahkannya lagi, seluruh jajaran BKPSDM Bolsel melakukan swab test untuk menangkal image atau kesan yang sampai di masyarakat bahwa swab test itu menyakitkan.
“Jadi, sebenarnya biasa saja. Rasanya tidak terlalu sakit. Kita tidak perlu takut. Malah ini demi kebaikan kita bersama,” ujarnya.
Sekadar informasi, sebelum jajaran BKPSDM, sebelumnya seluruh pegawai ASN dan Honorer Bagian Umum juga menjalani swab test. Terinformasi, hasilnya negatif semua.
“Kalau hasil swab kami di BKPSDM masih menunggu. Karena sampel baru dikirim ke laboratorium. Jadi, kita masih menunggu hasilnya,” kunci Ahmadi Modeong.(ail)












